Pada 2023, angka kesuburan di Korea Selatan ada di posisi 0,7 persen.
Pengasuh anak profesional
Realisasi awal program pengasuh anak profesional membuat Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan memasok 85000 tenaga kerja pengasuh anak profesional.
"Jumlah ini akan naik hingga 110000 pengasuh anak profesional," kata Statistics Korea.
Sebaliknya, para lelaki Milenial Korea Selatan yang memilih menjadi ayah urus rumah tangga membuat perempuan Milenial Korea Selatan ikut bekerja sebagai pejuang kantoran untuk mencari nafkah.
Pada 2011, jumlah perempuan Milenial Korea Selatan yang bekerja ada 49,8 persen.
Pada 2013, angkanya naik menjadi 50,3 persen.
Pada 2019, perempuan Milenial Korea Selatan yang bekerja, angkanya menyentuh 53,5 persen.
Pada 2023, jumlah perempuan Milenial Korea Selatan yang bekerja menjadi 55,6 persen.
Program pengasuh anak profesional untuk keluarga dengan status ayah ibu atau suami istri bekerja bisa diberikan juga oleh pemerintah Korea Selatan.
Usia anak dalam keluarga ayah ibu bekerja yang bisa memperoleh program pengasuh profesional adalah 36 bulan atau lebih muda.
Tidak cuma itu, keluarga dengan status ayah ibu atau suami istri bekerja yang memiliki dua anak juga mendapatkan izin pemerintah Korea Selatan mendapat program pengasuh profesional ini.
Artikel Terkait
Waspada 5 Makanan Merusak Otak, Jangan Jajan Sembarangan di Kantor
Wanita Italia Palsukan 17 Kehamilan demi Dapat Tunjangan dan Cuti Hamil
Donald Trump Jual Sneaker Rp6,2 Juta, Ludes dalam 2 Jam
Segini Biaya Katering Pekerja Migran dalam Asrama di Singapura
Ada Tawaran untuk Gen Z atau Generasi Z Jadi Mahasiswa Abroad di Universitas Tokyo Jepang: Mau?
Menkeu Sri Mulyani Jamin THR PNS Bisa Dibayarkan Seluruhnya Sebelum Lebaran Tiba
Lionel Messi Cuma Penghangat Bangku Cadangan Laga Sepak Bola di Hong Kong, Penyelenggara Berhitung Rugi
Pejuang Kantoran Kurang Produktif Bekerja, Jerman Mulai Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu
Kerja 4 Hari dalam Seminggu, Benarkah Hari Kerja yang Pendek di Kantor Bisa Naikkan Produktivitas Karyawan?
WHO: Setelah Covid-19, Tantangan Dunia Berikutnya adalah Wabah Campak
Starbucks China Ciptakan Latte Gurih dari Espresso Dicampur dengan Saus Babi Rebus Dongpo
Ulasan Pasar Saham: Investor Asing Lebih Suka Pemimpin Baru yang Lanjutkan Kebijakan Pemerintah Sebelumnya
Lelaki Milenial Korea Selatan Kian Banyak Urus Rumah Tangga, Tak Lagi Jadi Pejuang Kantoran, Tidak Aktif secara Ekonomi Pula