Dua Tambahan Kemampuan Kerja Ini Bisa Jadi Nilai Tambah Generasi Z Pekerja

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Senin, 26 Februari 2024 | 18:08 WIB
Ilustrasi: Gen Z tidak malu-malu menunjukkan bahwa mereka membeli produk KW dari merek yang lebih mahal. (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Gen Z tidak malu-malu menunjukkan bahwa mereka membeli produk KW dari merek yang lebih mahal. (Freepik/Rawpixel)

PejuangKantoran.com - Dua tambahan kemampuan kerja ini bisa menjadi nilai tambah Generasi Z atau Gen Z pekerja.

Generasi Z adalah generasi yang lahir pada rentang waktu 1997 sampai dengan 2012.

Catatan termutakhir dari World Economic Forum's Future Jobs atau WEFFJR edisi 2023 dalam laporan nst.com.my edisi 26 Februari 2024 menunjukkan bahwa kemampuan memahami konstruksi hijau adalah salah satu nilai lebih.

Konstruksi hijau punya hubungan dengan kepedulian akan kondisi ramah lingkungan.

"Di masa kini, konstruksi hijau bukanlah sekadar konsep," kata hasil survei WEFFJR.

Konstruksi hijau dianggap menjaga keseimbangan alam dan manusia mengurangi lebih banyak emisi karbon.

Kemudian, yang kedua, Generasi Z pekerja diharapkan memiliki juga desain spesial yang menjaga keharmonisan arsitektur, pekerja, dan lingkungan kerja.

Kecerdasan Buatan

WEFFJR, berkenaan dengan peningkatan keterampilan Generasi Z pekerja mengambil sampel di Malaysia dalam laporannya.

Sampai dengan 2030, Malaysia punya target menciptakan 6 juta lowongan pekerjaan baru.

"Lowongan pekerjaan baru kebanyakan akan diisi oleh pejuang kantoran Generasi Z," kata WEFFJR.

World Economic Forum's Future of Jobs Report atau WEFFJR lantas membeberkan bahwa peningkatan skill bekerja hingga 2030 itu kebanyakan berada dalam lingkup digitalisasi serta teknologi informasi.

Skill bekerja yang sangat dibutuhkan, menurut WEFFJR adalah kemampuan menguasai dan memanfaatkan Kecerdasan Buatan atau AI atau Artificial Inteligence.

"AI sudah kian masuk ke dalam kehidupan manusia sehari-hari," kata WEFFJR.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X