"Beberapa jenis penyakit kanker juga melanda orang kegemukan atau obesitas," kata WHO.
Peneliti WHO pun menyebut beberapa negara bahkan sudah berada dalam status kritis obesitas.
Alasannya, di negara-negara itu, jumlah penduduk kegemukan atau obesitas di atas 80 persen dari jumlah populasi.
"Kondisi ini yang disebut krisis obesitas," kata WHO.
Lantas, pria dewasa dengan obesitas, jumlahnya bisa baik tiga kali lipat.
"Sudah waktunya seluruh dunia menaruh perhatian serius mengurangi obesitas demi kesehatan," pungkas WHO.
Artikel Terkait
Waktunya Libur, Ini 4 Bahaya Kerja di Akhir Pekan!
Spotify Buka Lowongan Kerja Early Career Program di Tim Musik Indonesia di Jakarta
27 Ribu Orang Akan Pulang Kampung dengan Mudik Gratis dari Jakarta
Riset: Promosi Makanan Tak Sehat yang Agresif Jadi Pemicu Tingginya Angka Kegemukan
Yuk Tidur Nyenyak Malam Ini, Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Tidur Pulas dan Berkualitas
Pemerintah DKI Jakarta Siapkan Dana Rp 13 Miliar untuk Mudik Gratis
WHO: Jumlah Anak-anak dan Remaja Terkena Obesitas Naik Empat Kali
Mudik Gratis BUMN, ada Peningkatan Jumlah Kuota Pemudik
8 Keuntungan Menempuh Pendidikan Vokasi buat Persiapan Masuk Dunia Kerja
10 Bidang Pekerjaan yang Membutuhkan Lulusan Pendidikan Vokasi, yang Lebih Siap Masuk Dunia Kerja
Generasi Z dan Gen Z Pekerja Masa Kini Bisa Kembangkan Wakaf Produktif dan Wakaf Uang
Mudik Gratis BUMN 2024, Damri Beri Dukungan
Organisasi Kesehatan Dunia: Jumlah Perempuan Dewasa Kena Obesitas Menanjak Dua Kali
Mudik Gratis BUMN 2024 Akan Berangkatkan 80.000 Orang ke Kampung Halaman