PejuangKantoran.com - Meski disebut sangat membantu kehidupan, khususnya dalam dunia kerja, tetapi artificial intelligence (AI) juga ada sisi negatifnya. Salah satunya membuat karyawan muda jadi malas berpikir.
Menurut penelitian inovatif yang melibatkan 400.000 responden dari 160 negara di dunia, karyawan usia 20-an saat ini lebih jarang menggunakan naluri dibandingkan generasi sebelumnya.
Ini tentu saja akan berdampak pada nasib perusahaan di masa depan. Penelitian yang dilakukan Marlee, perusahaan analisis tempat kerja, menunjukkan penurunan dalam kemandirian lulusan baru.
Baca Juga: Cara Beli Tiket Pertandingan Indonesia vs Jepang dan Arab Saudi, Buat Akun Garuda ID Dulu Yuk!
Disebutkan, tingkat naluri mereka bahkan berkurang 60% dibanding generasi sebelumnya.
Hal itu membuat mereka cenderung mencari pembenaran terlebih dahulu dari pihak lain sebelum mengambil keputusan.
Akibatnya, banyak lulusan baru yang tidak berani memberikan pendapat dari buah pikirannya sendiri, kecuali ada data yang mendukung pendapat tersebut.
Michelle Duval, founder dan CEO Marlee, melabeli karyawan muda saat ini sebagai “penduduk asli digital” yang sedari kecil sudah mencari segala sesuatu dari Google atau YouTube.
Langsung dibantah
Sebagai seorang spesialis perekrutan bertalenta, Jaycee Schwarz, mengaku tidak setuju dengan hasil penelitian tersebut.
Baca Juga: Tim Elang Relawan BRI Makin Sigap dalam Upaya Mitigasi terhadap Dampak Bencana
Ia percaya bahwa generasinya justru menyeimbangkan ketegasan dan keinginan untuk mendapatkan umpan balik dalam mengambil keputusan. Ini karena karyawan usia 20-an tumbuh di lingkungan yang mengutamakan kolaborasi.
Jadi, generasi ini bukan kurang naluri, melainkan menghargai keselarasan dan membuat pendekatan yang tepat dalam mengambil keputusan.
Jaycee mengakui, pendekatan semacam itu terkadang dapat memperpanjang waktu pengambilan keputusan. Namun, cara ini berdampak dalam mendorong budaya ketelitian dan kolaborasi di tempat kerja.
Hasilnya? Dinamika tim yang lebih inklusif dan komunikatif bisa lebih mungkin terjadi.
Artikel Terkait
Lowongan Pekerjaan: Senior Event Planning (Branding) di Oh Some
Jack Ye Pendiri Dan Pemilik Miniso Terinspirasi Oleh Suvenir Di Jepang Yang Produksi China
Naik Tranportasi Umum pun Butuh Etika untuk Kenyamanan Bersama. Berikut Ini Daftarnya!
Soal Kesehatan Mental Karyawan, Dukungan Atasan Cukup Sebatas Dampak Masalah pada Pekerjaan
Sejumlah Pegawai Komdigi 'Melindungi' Situs Judi Online Dan Mengeruk Keuntungan Rp8,5 Miliar
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Bekas Gratis Hanya di Wilayah Ini Saja. Check It Ou!
Berasumsi Orang Lain Punya Pemahaman yang Sama, Salah Satu Kesalahan Komunikasi Atasan-Bawahan