Melakukan Pencarian di ChatGPT Meninggalkan Jejak Karbon dari Pemakaian Listrik dan Air

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Desember 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Jejak karbon yang ditinggalkan ChatGPT akan mengubah bumi dengan cara yang perlahan tapi pasti. (Freepik)
Ilustrasi: Jejak karbon yang ditinggalkan ChatGPT akan mengubah bumi dengan cara yang perlahan tapi pasti. (Freepik)

PejuangKantoran.comChatGPT saat ini mungkin menjadi salah satu teknologi yang paling banyak digunakan di dunia.

CEO OpenAI Sam Altman mengungkapkan bahwa teknologi tersebut memiliki lebih dari 300 juta pengguna mingguan.

Namun berita positif bagi perusahaan tersebut ternyata tidak sejalan dengan dampak lingkungan yang diciptakannya.

Baca Juga: 3 Langkah Strategis BRI dan Holding Ultra Mikro agar Sertifikasi BPOM Tingkatkan Daya Saing UMKM

Seorang ahli bahkan menyebut ChatGPT menimbulkan dampak lingkungan secara besar-besaran.

AI generatif diprediksi akan menggunakan energi sebanyak energi yang digunakan Jepang dalam waktu satu tahun.

Jejak karbon ChatGPT bisa mengubah bumi

Pakar AI Australia yang juga masuk dalam daftar “100 Orang Paling Berpengaruh dalam AI” versi TIME, Profesor Kate Crawford, memperingatkan mengenai dampak negatif ChatGPT.

Menurutnya, sistem tersebut akan mengubah bumi dengan cara yang perlahan tapi pasti lewat jejak karbon yang ditinggalkannya.

"Kita berada di bawah tekanan besar untuk mencoba dekarbonisasi. Jika tidak, kita akan melihat dampak planet yang akan mempengaruhi kita semua,” katanya.

Baca Juga: Lowongan Kerja di Meta : Client Solutions Manager dan Bergabung dalam Tim Global Business Group

Menurutnya, ini harus menjadi masalah yang harus diselesaikan semua orang karena tidak ada waktu untuk membangun sistem yang menciptakan jejak karbon sebesar seluruh negara industri.

“Ini bukan waktunya untuk melakukan hal itu," tegas Kate.

Menurut berbagai sumber, emisi CO2 dari satu kueri ke ChatGPT berkisar antara 2,5 hingga 5 gram. Perhitungannya, setiap pesan yang dikirim ke ChatGPT menghasilkan sekitar 4,32 gram CO2.

Meskipun tampak kecil untuk ukuran perorangan, angka tersebut bisa terakumulasi secara signifikan mengingat volume kueri yang ditangani ChatGPT setiap hari​​.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: WCCF Tech, Smartly.ai

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X