Pejuangkantoran.com – Ibarat sebuah kapal yang melepas sauh untuk berlayar menuju sebuah pulau, memberdayakan seluruh anggota tim untuk mencapai tujuan bersama itu sangat penting.
Tugas sang kapten kapal untuk menyampaikan kepada seluruh awak kapal ke mana tujuan kapal tersebut, melewati samudera dan wilayah apa, berapa lama target sampainya, kondisi kapal dan bahan bakarnya seperti apa, dan sebagainya.
Sebelum melakukan perjalanan, sang kapten akan berbicara dan berdiskusi dengan seluruh awak kapal tentang hal-hal tersebut di atas. Dia akan menanyakan kepada mualim kapal seberapa siap kapal akan berangkat, jalur perjalanan, peralatan navigasi, dan sebagainya.
Sang kapten pun juga menanyakan kesiapan mesin kapal kepada kru mesin dan kesiapan logistik kepada bagian logistik. Ia akan menanyakan juga pendapat mereka, apa yang terbia yang harus dilakukan di masing-masing bagian agar perjalanan kapal tersebut bisa berjalan dengan bai dan sampai di tujuan sesuai rencana.
Baca Juga: 5 Perilaku Mendasar yang Dibutuhkan Oleh Seorang Pemimpin Agar Efektif Kepemimpinannya
Apa yang dilakukan oleh sang kapten tadi adalah memberdayakan seluruh kru kapal untuk melakukan perjalanan tersebut dan mencapai tujuan sesuai rencana.
Bisa dibayangkan jika sang kapten tidak melakukan hal tersebut, bisa jadi kapal akan kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan, atau salah arah, bahkan hal paling buruk yaitu kapal tenggelam di tengah perjalanan dan tak pernah mencapai tujuan.
Manfaat memberdayakan anggota tim
Inti dari memberdayakan anggota tim atau karyawan dalam perusahaan adalah agar ada rasa memilik perusahaan pada setiap individu karyawan. Mereka akan merasa berdaya dan berperan dalam proses pengambilan keputusan untuk kebaikan bersama.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Leader yang Tidak Efektif saat Bekerja dan Berakibat Merepotkan Diri Sendiri
Dengan begitu, hal ini dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas mereka di tempat kerja.
Ada 9 manfaat dari memberdayakan karyawan, yaitu:
- Membuktikan akuntabilitas: ini terjadi ketika setiap anggota tim merasa memiliki Perusahaan atau pekerjaan tersebut. Keika pimpinan memberikan setiap individu berperan dalam tugas mereka masing-masing, maka rasa tanggung jawab itu akan muncul dengan sendirinya.
- Pekerjaan selesai lebih cepat: Ketika anggota tim diberi kemampuan dan wewenang untuk memeriksa pekerjaan mereka sendiri, hal itu dapat meningkatkan produktivitas dan waktu penyelesaian.
- Layanan pelanggan yang lebih baik: Ketika seorang anggota tim diberi kemampuan dan wewenang serta keleluasaan dalam membuat keputusan sendiri, mereka dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk membantu klien.
- Peningkatan produktivitas: Anggota tim yang merasa memiliki kendali atas pekerjaan mereka secara alami dapat memberikan upaya yang lebih besar untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga produktivitas meningkat.
- Tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi: Individu yang merasa memegang kendali atas pekerjaan mereka mungkinan juga akan merasakan kepuasan yang lebih besar saat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Ini dapat berdampak positif pada tim dan organisasi.
- Inisiatif yang lebih besar: Instruksi yang spesifik dan jelas kepada anggota tim itu penting sehingga semua bisa berjalan dengan stadarisasi yang sama. Namun, dengan memberdayakan setiap anggota tim akan meningkatkan meningkatkan inisiatif masing-masing individu. Mereka akan lebih cenderung menyusun strategi yang lebih cerdas dan memberikan saran yang bermanfaat yang mungkin tidak ada dalam instruksi sebelumnya.
- Kolaborasi yang lebih baik: Anggota tim yang merasa berdaya cenderung lebih mau berkolaborasi dan berbagi ide. Ketika anggota tim bertanggung jawab atas pekerjaan mereka, mereka mungkin meminta saran dan bimbingan dari rekan kerja dan manajer.
- Potensi kepemimpinan yang lebih besar: Individu yang mampu mengendalikan pekerjaaanya dengan sangat baik kemungkinan besar berpotensi untuk berkembang karirnya. Rasa tanggung jawab yang besar dan kecenderungan mereka untuk mengambil inisiatif yang lebih besar adalah potensial untuk menjadi pemimpin.
- Biaya yang lebih rendah: Ketika anggota dalam tim merasa bahwa mereka berdaya dan berperan dalam organisasi, maka ada kecenderungan mereka akan loyal dan produktif. Dengan begitu, akan menurunkan Tingkat turnover (pergantian) karyawan. Ini sudah pasti menghemat biaya operasional perusahaan.
***
Artikel Terkait
Meski Masih Jadi Karyawan Entry Level, 5 Leadership Skill Ini Perlu Kamu Miliki
Mendadak Ditunjuk Jadi Leader? Pelajari Cara Mengasah Keterampilan Leadership Kamu
3 Tanda Seseorang Punya Keterampilan Leadership yang Baik, Cocok Jadi Pemimpin!
3 Manfaat Bersyukur untuk Bisnis yang Lebih Sukses bagi Pemimpin, Karyawan, dan Juga Pelanggan
5 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Membuat Kamu Jadi Pemimpin yang Mampu Tingkatkan Produktivitas Tim
Pemimpin Wajib Pahami The Big Five Personality Anggota Timnya Supaya Sukses Dalam Kerja Tim
5 Cara Jadi Pemimpin yang Disukai Banyak Orang, Khususnya Para Karyawan