PejuangKantoran.com - Teknologi AI sudah mulai masuk ke berbagai ranah kehidupan, termasuk dalam dunia kedokteran.
Saat ini, ada 1.400 praktik dokter umum di seluruh Inggris yang memanfaatkan C the Signs.
Ini adalah platform yang menggunakan AI untuk menganalisis rekam medis pasien, memeriksa berbagai tanda, gejala, dan faktor risiko kanker, serta merekomendasikan tindakan apa yang harus diambil.
“Platform ini dapat menangkap gejala, seperti batuk, pilek, kembung hanya dalam satu menit dapat melihat apakah ada informasi yang relevan dari riwayat kesehatan pasien,” jelas kepala eksekutif dan salah satu pendiri C the Signs, Dr. Bea Bakshi.
Baca Juga: Sensasi Pedasnya Bikin Ketagihan, tapi Kebanyakan Makan Seblak Bisa Bikin Anemia
AI bukan untuk mendiagnosis
Dr Bakshi, yang juga seorang dokter umum ini, mengatakan bahwa penggunaan AI di bidang kedokteran seperti pemakaian alat C the Signs dilatih berdasarkan makalah penelitian medis yang telah dipublikasikan.
“Misalnya, jika dikatakan pasien berisiko terkena kanker pankreas maka akan diberikan saran untuk pemindaian pankreas dan dokter akan memutuskan untuk merujuk ke jalur tersebut,” katanya.
Jadi, pemeriksaan yang dilakukan oleh AI ini tidak akan mendiagnosis, tetapi dapat memfasilitasi.
Ia mengaku bahwa alat tersebut telah melakukan lebih dari 400.000 penilaian risiko kanker dan mendeteksi lebih dari 30.000 pasien kanker di lebih dari 50 jenis kanker yang berbeda.
Dokter tak bisa hanya mengandalkan AI
Sebuah laporan yang diterbitkan oleh BMA tahun ini, menemukan bahwa AI memang seharusnya diharapkan dapat mengubah—bukannya menggantikan—pekerjaan perawatan kesehatan.
Caranya adalah dengan mengotomatisasi tugas-tugas rutin dan meningkatkan efisiensi.
Namun, Dr. Katie Bramall-Stainer, ketua Komite Praktik Umum Inggris di BMA, mengingatkan bahwa penggunaan AI di bidang kedokteran bukanlah segalanya.
“Jika tidak diterapkan dengan aman, AI dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar sehingga berpotensi membahayakan privasi pasien,” ujarnya.
Artikel Terkait
Kebakaran Los Angeles: Miley Cyrus Berbagi Kenangan Pahit dan Dukungan untuk Korban
Studi: Jangan Sembarangan Kirim Banyak Lamaran Kerja, Bisa Bahaya!
3 Pekerjaan Paling Diminati di 2025 Berdasarkan Studi
Tips dan Trik Jitu untuk Meningkatkan Peluang Karier di 2025, Jangan Lewatkan
Daftar Sudah Dirilis, Ini Negara dengan Paspor Terkuat di Dunia 2025
10 Situs Web Penyedia Sponsor Visa Kerja di Australia, Bisa Dapat Tempat Tinggal Permanen!
2 Langkah untuk Mulai Menabung Dana Darurat, Mulai Saja Sedikit-sedikit tetapi Konsisten