Langkah-Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum Evakuasi Karena Terdampak Banjir

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 4 Maret 2025 | 13:05 WIB
Ilustrasi: Sebelum evakuasi karena terdampak banjir, beberapa langkah harus kamu lakukan, salah satunya adalah memastikan listrik sudah padam. (Freepik)
Ilustrasi: Sebelum evakuasi karena terdampak banjir, beberapa langkah harus kamu lakukan, salah satunya adalah memastikan listrik sudah padam. (Freepik)

Pejuangkantoran.com – Tidak ada yang mengharapkan mendapatkan bencana. Namun bencana bisa terjadi pada siapa saja, termasuk bencana banjir Jakarta yang terjadi pada awal Maret 2025 ini.

Bagi yang terlanda banjir, tentu saja kita semua prihatin dengan bencana ini. Apalagi bagi yang rumahnya tenggelam hingga tidak mungkin untuk tinggal di sana.

Bagi mereka yang rumahnya berpotensi kena banjir dan masuk rumah yang pertama harus kamumlakukan adalah tetap tenang dan waspada. Karena dengan tetap tenang dan waspada, membuat kamu bisa berpikir lebih jernih.

Yang harus dipikirkan paling utama adalah keselamatan diri dan keluarga, lalu amankan harta benda, Siapkan semua bahan dan peralatan yang diperlukan, misal senter/alat penerangan lain, bahan makanan kering dan instan, obat-obatan terutama untuk melakukan pertolongan pertama, alat-alat keselamatan yang diperlukan (misal, sepatu boots, sarung tangan, jas hujan, dan sebagainya).

Baca Juga: Waspada Banjir Jakarta! Di Sejumlah Titik Ketinggian Air Hingga 120 Centimeter!

Apabila berencana meninggalkan rumah untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman, ada langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum meninggalkan rumah.

Menurut laman detik.com, berikut ini langkah-lagkahnya:

  1. Matikan Listrik rumah

Begitu air masuk rumah, langsung matikan Listrik melalui Meter Circuit Breaker (MCB). Ini untuk menghindari terjadinya korsleting Listrik. Menurut situs PLN seperti yang dikutip detik.com, semua peralatan lsitrik yang masih tersambung ke stop kontak, sebaiknya dicabut dan peralatan elektronik dinaikkan ke tempat yang lebih aman dari banjir.

Apabila ketika meninggalkan rumah yang mulai terkena banjir dan lupa mematikan Listrik, silakan melaporkan ke PLN Mobile, Contact Center PLN 123 atau menghubungi kantor PLN terdekat.

  1. Gunakan lampu darurat

Ketika banjir, biasanya dari PLN akan memutus aliran Listrik ke wilayah yang terekna banjir tersebut. Gunakan lampu darurat senter untuk menerangi rumah. Hindari menggunakan lilin karena ketika banjir, permukaan yang biasa digunakan untuk menaruh lilin, misal meja, biasanya menjadi tidak stabil. Dikhawatirkan lilin bisa jatuh dan malah bisa menimbulkan kebakaran.

Baca Juga: Tips Jika Terpaksa Melewati Banjir Menggunakan Mobil atau Motor. Kenapa Tidak Boleh Berhenti di Tengah Banjir?

  1. Taruh perabotan di tempat tinggi

Apabila kamu menyadari wilayah rumah kamu terkena banjir dan berpotensi naik terus tinggi airnya, bila sempat pindahkan perabotan yang ringan dan kecil ke tempat yang lebih tinggi dan kering yang diperkirakan tidak terjangkau banjir.

  1. Jangan tutup saluran air

Biarkan saluran air tetap terbuka agar bisa mempercepat air surut. Namun sebaiknya tetap ditutup dengan semacam penyaring agar hewan seperti ular tidak masuk ke dalam rumah melalui lubang tersebut.

  1. Kunci rumah

Setelah aliran Listrik dimatikan, peralatan elektronik dicabut dari stop kontak dan diamakan, serta perabot rumah tangga ditaruh di tempat yang kering, tinggalkan rumah dengan mengunci pintu, jendela, pagar, serta menutup gorden.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: detik.com, rri.co.id, Kemkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X