PejuangKantoran.com - Sabtu (26/4/2025) akan menjadi hari bersejarah bagi umat Katolik sedunia. Hari ini Paus Fransiskus dimakamkan di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Italia, pukul 10.00 waktu setempat, atau pukul 15.00 WIB.
Mengapa disebut bersejarah, karena Paus Fransiskus akan menjadi paus pertama dalam 350 tahun yang akan dimakamkan di luar Vatikan. Menurut tradisi, jenazah para paus dimakamkan di bawah Basilika Santo Petrus di Vatikan.
Pemakaman Paus Fransiskus akan dihadiri sekitar 250 kardinal, uskup, pastor, biarawan dan biarawati. Begitu pula dengan tokoh-tokoh dunia, di antaranya Sekjen PBB Antonio Guterres, PM Inggris Keir Starmer, Pangeran William, Kanselir Jerman Olaf Scholz, Presiden AS Donald Trump, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, hingga mantan Presiden Joko Widodo dan mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang jadi utusan Presiden RI Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kardinal Ignatius Suharyo Siap Ikuti Konklaf Pemilihan Paus Baru di Vatikan Pada 6 Mei 2025
Menurut tradisi Vatikan, para tamu negara ini akan ditempatkan di kursi-kursi yang sudah ditentukan. Tokoh-tokoh berpangkat tinggi di Gereja Katolik dan bangsawan Katolik mendapatkan tempat duduk teratas, diikuti oleh keluarga kerajaan non-Katolik di baris kedua.
Setelah mereka, barulah muncul para pemimpin dunia. Di barisan ketiga inilah, Donald Trump disebut akan ditempatkan. Apesnya, kursi tersebut ternyata pas di sebelah toilet.
Kaum liberal di dunia maya pun menanggapi dengan riuh penempatan pemimpin negara adidaya yang kurang strategis untuk sebuah acara formal sebesar itu.
Posisi kursi yang berdekatan dengan toilet sebenarnya hanya kebetulan, karena Vatikan biasanya mendudukkan delegasi berdasarkan urutan abjad dalam bahasa Prancis.
Namun tradisi tersebut tidak banyak membantu meredam ejekan warganet. Apakah Trump diberi posisi yang buruk karena meme yang tersebar di internet, yang mengklaim Wakil Presiden JD Vance membunuh Paus Fransiskus karena dialah tokoh terakhir yang bertemu Paus (yang ini tentu hanya candaan)?
"Itu mungkin ada dalam instruksi terakhir Paus. Tepat setelah itu, jangan biarkan JD berada di dekat saya," sindir seorang warganet.
Baca Juga: Jadwal Pemakaman Paus Fransiskus dan Cara Menyaksikannya Secara Online
"Trump di kursi belakang akan menangis karenanya.”
“Trump duduk dekat toilet? Karma punya tempat duduk VIP nih,” timpal yang lain.
Ada juga yang nyeletuk, “Mungkin itu permintaan pribadi, biar gampang ke toilet.”
Tetapi, tentu aja, warganet nggak butuh logika buat mengolok-olok Trump. Apalagi Trump sebelumnya sempat meledek posisi duduk mantan Presiden AS Joe Biden saat menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth.
Artikel Terkait
7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat dari yang Kamu Kira
Frustrasi karena Atasan Suka Seenaknya Sendiri? Jangan Diam Saja, Bicarakan dengan Cara Ini!
Perbedaan Introvert dan Ekstrovert saat Wawancara Kerja: Kapan Harus Diam dan Kapan Harus Bicara?
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Genjot Penyaluran KUR ke Sektor Produktif
Mulai Sekarang, ASN Jakarta Wajib Naik Kendaraan Umum Tiap Hari Rabu
Tren 'Buy Now, Pay Later' Makin Populer di Kalangan Traveler, Kenali Apa Saja Resikonya!
Rute Transjabodetabek Blok M-Alam Sutera Sudah Dibuka, Gubernur DKI Janjikan 5 Rute Baru Lagi!