PejuangKantoran.com - Malam santai yang diisi dengan nonton konser Coldplay di Boston, ternyata bisa berubah jadi badai besar bagi dua petinggi perusahaan teknologi, Astronomer.
CEO Astronomer, Andy Byron, tertangkap kamera sedang memeluk dari belakang Kepala HR-nya, Kristin Cabot, di kiss cam yang ditayangkan di konser.
Momen itu langsung viral dan sekarang keduanya berada di tengah-tengah sorotan publik yang serius. Masalahnya? Andy Byron diketahui masih berstatus menikah, sedangkan Kristin disebut sudah bercerai.
Baca Juga: CEO Astronomer yang Kepergok Mesra dengan Kepala HR di Konser Coldplay Ternyata Bos yang Toxic
Walau kehidupan pribadi sebenarnya bukan urusan publik, status mereka sebagai petinggi perusahaan, terutama dalam hubungan kerja langsung, membuat banyak orang mempertanyakan etika dan profesionalisme mereka.
Kepala HR berisiko dipecat
Menurut para pakar hukum ketenagakerjaan, posisi Kristin Cabot dalam bahaya besar. William Cafaro, pengacara asal New York, bilang bahwa hubungan antara kepala HR dan CEO adalah bentuk konflik kepentingan yang sangat jelas.
“Bagaimana bisa seseorang yang tugasnya menyelesaikan konflik secara adil, malah punya hubungan spesial sama bos utamanya?” katanya.
Cafaro bahkan menyebut kemungkinan Kristin untuk dipecat hampir pasti terjadi.
Pasalnya, kredibilitas dan kemampuannya untuk bersikap objektif dalam menyelesaikan masalah internal jadi dipertanyakan.
CEO sedang "cuti", nasib di tangan dewan
Baca Juga: Untuk Kali Pertama, Netflix Gunakan AI Generatif untuk Produksi Salah Satu Serialnya
Sementara itu, nasib Andy Byron sedikit lebih rumit. Sebagai CEO, ia tidak punya atasan langsung, jadi keputusan soal masa depannya ada di tangan lima anggota dewan perusahaan.
Pakar hukum Helen Rella mengatakan semuanya tergantung pada aturan internal Astronomer soal hubungan antar rekan kerja.
Namun, di luar soal aturan, tekanan publik dan investor juga ikut menentukan.
Banyak pihak percaya kalau dewan harus bertindak cepat untuk memulihkan reputasi dan kepercayaan, baik dari karyawan maupun klien.
Jennifer Vickery, CEO sebuah perusahaan PR, bilang, “Ini bukan cuma soal urusan pribadi. Kepercayaan karyawan dan mitra bisnis bisa hancur gara-gara ini.”
Artikel Terkait
Nike Buka Lowongan Kerja Jadi Pimpinan Retail Brand Marketing Indonesia
Danamas Stabil Pertahankan Posisi Puncak, Ini 10 Reksadana Pendapatan Tetap Terbesar Juni 2025
8 Sikap yang Diam-Diam Dinilai Atasan sebagai Karyawan Bernilai Rendah, Jadi Dianggap Tak Berharga untuk Perusahaan
Perkembangan AI Ternyata Bisa Mengancam Hubungan Manusia di Tempat Kerja. Kok Bisa? Ini Penjelasannya!
Buat yang Pengalaman di Digital Lending, Allo Bank Buka Lowongan Kerja Product Manager – Auto Loan
8 Kebiasaan agar Terlihat sebagai Karyawan 'Penting, Padahal Justru Membuat Nggak Profesional
Kemampuan Fast Learning Jadi Kunci Sukses di Dunia Kerja yang Selalu Berubah. Tahu Kenapa??