Program Magang Nasional 2025 Resmi Dimulai 20 Oktober, Siapkan 156 Ribu Peluang untuk Lulusan Muda

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:05 WIB
ilustrasi magang (Jevgeni Salihhov)
ilustrasi magang (Jevgeni Salihhov)

PejuangKantoran.com - Pemerintah membuka babak baru dalam penyiapan tenaga kerja muda lewat peluncuran Program Magang Nasional 2025.

Di tengah meningkatnya angka pengangguran terdidik dan ketatnya persaingan pasar kerja, inisiatif ini diharapkan menjadi jembatan strategis bagi lulusan baru untuk memasuki dunia kerja formal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Oktober 2025, sebanyak 1.666 perusahaan telah bergabung, menawarkan lebih dari 26.000 posisi magang di berbagai sektor industri. Total posisi kerja yang disiapkan pemerintah bahkan mencapai 156.159.

“Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam paket stimulus ekonomi kuartal IV 2025,” ujar Airlangga di Jakarta, Jumat (17/10). Ia menambahkan bahwa gelombang pertama magang akan dimulai pada 20 Oktober 2025, diikuti gelombang kedua pada November mendatang dengan target total 100.000 peserta.

Baca Juga: @america Gelar Career Fair, Kapan Lagi Bisa Cari Kerja dan Dapat Ilmu dari Para Speaker Andal!

Dapat Gaji Setara UMK dan Jaminan Sosial

Setiap peserta magang akan menerima uang saku bulanan setara UMK di wilayah tempat mereka bekerja. Tak hanya itu, peserta juga akan memperoleh jaminan kehilangan kerja (JK) dan jaminan kematian (JKM) tanpa potongan dari uang saku mereka.

Airlangga menegaskan bahwa pendekatan ini dirancang agar para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga perlindungan sosial yang layak.
“Magang ini bukan sekadar latihan kerja, tapi juga pembentukan etos dan disiplin profesional yang sesungguhnya,” jelasnya.

Program ini turut melibatkan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Pancasila, yang berperan dalam penyediaan peserta serta penyusunan kurikulum kerja.
Menurut Airlangga, kolaborasi antara dunia kampus dan industri menjadi kunci agar materi akademik dan kebutuhan pasar tenaga kerja bisa saling melengkapi.

“Kami ingin mahasiswa belajar langsung di dunia industri tanpa kehilangan konteks akademiknya,” ujarnya.

Program Magang Nasional menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal IV 2025, bersama kebijakan BLT tambahan bagi 35 juta keluarga penerima manfaat. Kombinasi kebijakan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperluas kesempatan kerja produktif di sektor formal.

Baca Juga: Jetstar Airways Buka Lowongan Kerja Cabin Crew untuk Penempatan di Auckland, Selandia Baru!

Airlangga menegaskan bahwa keterlibatan aktif perusahaan sangat diperlukan agar peserta magang benar-benar memperoleh pelatihan yang relevan dan aplikatif.
“Magang bukan sekadar mempekerjakan tenaga kerja murah, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja sebenarnya,” tegasnya.

Gelombang Kedua Dibuka November 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X