Kerja Remote Ternyata Nggak Selalu Menarik, Pekerja Muda Justru Lebih Pilih Sistem Hybrid!

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Senin, 10 November 2025 | 08:09 WIB
Ilustrasi: Sistem kerja hybrid masih memungkinkan karyawan untuk berinteraksi di kantor, namun juga ada keleluasaan pribadi saat bekerja dari rumah. (Pexels/Mikhail Nilov)
Ilustrasi: Sistem kerja hybrid masih memungkinkan karyawan untuk berinteraksi di kantor, namun juga ada keleluasaan pribadi saat bekerja dari rumah. (Pexels/Mikhail Nilov)

PejuangKantoran.com - Tren kerja jarak jauh atau remote ternyata tidak disukai semua orang.
Menurut survei terbaru Gallup pada Mei 2025, hanya 23% karyawan muda yang bisa bekerja dari jarak jauh memilih untuk bekerja sepenuhnya dari rumah.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan 35% karyawan dari generasi yang lebih tua.

Sementara itu, bekerja penuh di kantor tetap menjadi opsi paling tidak populer di semua kelompok usia. Kebanyakan orang sekarang lebih suka sistem kerja hybrid, yaitu gabungan antara bekerja di kantor dan dari rumah.

Baca Juga: Masih Dibanding-bandingkan dengan Suzzanna, Luna Maya Tegaskan: Ini Bukan Lomba Mirip-Miripan!

Pekerja muda ingin lebih banyak waktu di kantor

Survei juga menemukan hal menarik tentang sikap karyawan muda terhadap rekan-rekan mereka. Ketika ditanya apakah mereka ingin lebih banyak orang di kantornya bekerja dari rumah atau justru datang ke kantor, mayoritas mengatakan ingin lebih banyak orang datang ke kantor.

Sebaliknya, pekerja milenial, generasi yang sedikit lebih tua, justru cenderung ingin lebih banyak rekan kerja yang bekerja dari rumah.

Milenial paling “betah” kerja remote

Gallup juga menemukan bahwa pekerja milenial memiliki hubungan paling kuat dengan fleksibilitas kerja jarak jauh. Sekitar 41% milenial mengatakan akan mencari pekerjaan lain jika kantor mereka menghapus opsi kerja jarak jauh.

Selain itu, hampir setengah dari milenial atau 49% merasa lebih produktif saat bekerja dari rumah, bukan dari kantor. Hanya 19% yang bilang mereka bekerja paling baik di tempat kerja.

Baca Juga: Influencer Prancis Jadi Salah Satu Tersangka Pencurian Siang Bolong di Museum Louvre, Paris

Sementara itu, karyawan muda punya pandangan yang lebih seimbang. Sekitar 37% merasa lebih produktif bekerja dari jarak jauh, tetapi 32% justru bilang lebih produktif di kantor.

Sisanya, yaitu sebanyak 31% menganggap lokasi kerja tidak terlalu berpengaruh terhadap produktivitas mereka.

Mengapa karyawan muda kurang suka kerja remote?

Ada beberapa alasan mengapa karyawan muda cenderung kurang antusias dengan kerja jarak jauh. Pertama, banyak dari mereka belum memiliki anak atau tanggungan keluarga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Gallup

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X