Dari Rp1.000 Jadi Rp1, Begini Rencana Menkeu Purbaya Sederhanakan Nilai Rupiah. Semua Pihak Sudah Siap?

photo author
Elga Windasari, Pejuang Kantoran
- Selasa, 11 November 2025 | 14:15 WIB
Ilustrasi mata uang Rupiah dan grafik nilau tukar valutas asing. (Sigit Triwahyu - Pejuangkantoran.com)
Ilustrasi mata uang Rupiah dan grafik nilau tukar valutas asing. (Sigit Triwahyu - Pejuangkantoran.com)

PejuangKantoran.com - Pemerintah kembali menghidupkan wacana redenominasi rupiah. Sederhananya, ini merupakan penyederhanaan nilai uang dari Rp1.000 menjadi Rp1.

Langkah besar ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang memasukkan rencana tersebut ke dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan 2025–2029.

Dalam aturan itu, Purbaya menuliskan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Redenominasi Rupiah ditargetkan rampung pada 2027.

Baca Juga: Seakurat Apa Serial All’s Fair yang Dibintangi Kim Kardashian Menggambarkan Pengacara Perceraian?

Efisiensi dan kredibilitas Rupiah jadi tujuan redenominasi

Menurut Purbaya, redenominasi bukan berarti pemotongan nilai uang, tetapi hanya penyederhanaan jumlah nol di belakang angka rupiah.

Misalnya, uang Rp1.000 akan menjadi Rp1, tanpa mengubah daya belinya. Jadi, harga barang dan gaji juga akan disesuaikan.

Langkah ini disebutnya penting untuk efisiensi perekonomian, menjaga stabilitas nilai rupiah, serta meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang Indonesia di mata dunia.

“Ini adalah bagian dari strategi menjaga kesinambungan perekonomian nasional dan kredibilitas rupiah,” tulis Purbaya dalam dokumen PMK tersebut.

Tugas besar untuk mengatur teknis redenominasi ini pun diberikan kepada Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) di bawah Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Masih Dibanding-bandingkan dengan Suzzanna, Luna Maya Tegaskan: Ini Bukan Lomba Mirip-Miripan!

Belum semua pihak siap

Meski sudah masuk dalam rencana resmi Kemenkeu, ternyata belum semua pihak pemerintah mengetahui rencana ini secara detail.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengaku belum mendapat informasi lengkap soal redenominasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X