PejuangKantoran.com - ASICS, perusahaan perlengkapan olahraga asal Jepang, resmi membuka Onitsuka Innovative Factory di Prefektur Tottori, Kamis (15/1/2026).
Pabrik ini disiapkan khusus untuk merek premium mereka, Onitsuka Tiger, dan dirancang sekaligus sebagai ruang pamer bagi pengunjung yang ingin melihat langsung kualitas produknya. Mungkin ini semacam open kitchen kalau di restoran, ya.
Lokasi pabriknya pun nggak sembarangan, karena terletak di Sakaiminato, kota kelahiran pendiri ASICS, Kihachiro Onitsuka. Kehadiran pabrik ini menegaskan komitmen ASICS terhadap Onitsuka Tiger, yang kini menjadi segmen paling menguntungkan perusahaan.
Baca Juga: Tren Warna Kuku 2026 yang Paling Cocok untuk Pejuang Kantoran
Dalam sembilan bulan pertama 2025, Onitsuka Tiger menyumbang 15,9 persen dari total penjualan bersih ASICS, dengan margin laba operasional mencapai 39,4 persen. Ini hampir dua kali lipat rata-rata perusahaan.
Sebagai fasilitas produksi, pabrik baru ini akan memproduksi lini kelas atas seperti Nippon Made dan The Onitsuka, yang dijual dengan harga jauh di atas sepatu pasar massal. Namun fungsinya tidak berhenti di produksi.
“Pabrik ini akan berfungsi sebagai pabrik induk yang menyatukan manufaktur global, mensistematiskan keahlian, dan menyediakan dukungan teknis serta pengembangan personel kepada pabrik-pabrik mitra di seluruh dunia,” ujar Ryoji Shoda, Head of Onitsuka Tiger.
Dengan kata lain, Onitsuka Innovative Factory menjadi pusat standar global di mana pekerja dari jaringan pemasok internasional bisa mengikuti pelatihan di sini.
Selain itu pabrik baru ini juga menjadi laboratorium untuk mengembangkan teknik produksi baru yang sulit ditiru oleh pabrik luar negeri yang berorientasi volume.
Dari sepatu olahraga ke ikon gaya hidup
Baca Juga: Kisah 'Sengkolo Petaka Satu Suro' Diilhami Pengalaman Penulis yang Diganggu Kuntilanak saat Hamil
Merek sepatu olahraga ini bermula pada tahun 1949, Ketika Kihachiro Onitsuka mendirikan perusahaan yang kelak menjadi ASICS. Setelah bergabung dalam merger pada 1977, Onitsuka dihidupkan kembali pada 2002 sebagai merek kalcer dengan sentuhan retro.
Popularitas Onitsuka Tiger melonjak ketika Uma Thurman mengenakan sepatu Mexico 66 berwarna kuning-hitam dalam film Kill Bill karya Quentin Tarantino.
Sampai sekarang, siluet Mexico 66 tetap menjadi favorit di seluruh dunia, didorong oleh meningkatnya minat terhadap fashion Jepang.
Pembukaan Onitsuka Innovative Factory ini sejalan dengan ekspansi global Onitsuka Tiger. Tahun lalu, merek ini membuka toko flagship di Champs-Élysées, Paris, dan berencana kembali ke pasar Amerika Utara paling cepat pada 2027.
Artikel Terkait
Tren Denim 2026 dan Ini Caranya Agar Tetap Stylish dan Berjiwa Muda!
Universitas Pelita Harapan (UPH) Buka Lowongan School Relation Staff , Fresh Graduate Boleh Melamar
Apa Sih Arti 'To Whom It May Concern', dan Kapan Harus Memakai Salam Pembuka Tersebut?
Bagaimana Aturan Menulis “To Whom It May Concern” dalam Email Formal ke Perusahaan?
Contoh Surat 'To Whom It May Concern' dan Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan Salam Pembuka Ini
Strategi Membuat Career Capital atau Tabungan Karier Kamu Liquid atau Mudah Dijual
Stephanus Widjanarko Lulusan ITB yang Jadi Penentu Performa Mobil F1, Tugasnya Seperti Berikut Ini!