Sebagai bagian dari kebijakan pengendalian energi, Thailand juga telah menghentikan ekspor energi ke hampir semua negara. Saat ini ekspor hanya tetap dilakukan ke Laos dan Myanmar, yang memiliki keterkaitan jaringan energi regional.
Di sisi lain, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam upaya penghematan energi, termasuk dengan mengurangi penggunaan listrik serta berbagi kendaraan untuk menekan konsumsi bahan bakar.
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari strategi Thailand untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat meningkatnya ketegangan geopolitik.
Artikel Terkait
Jelang Lebaran, Rute Transjakarta Ditambah dari Blok M ke Bandara Soetta untuk Urai Kemacetan
Pasal 62 UU Ketenagakerjaan Digugat ke MK, Soroti Praktik “Dipaksa Resign” di Tempat Kerja
Apple Rilis MacBook Neo, Laptop Mac Paling Murah Mulai Rp10 Jutaan
Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil atau Pakai Bus? Simak 13 Poin Penting Berikut Ini!
9 Strategi Mudik Lebaran 2026 Mengendarai Mobil Melalui Tol Trans Jawa. Apa Kuncinya?
Italia Buka Hampir 500 Ribu Visa Kerja untuk Pekerja Asing hingga 2028
Menurut Studi, AI Memungkinkan Peretas untuk Mengidentifikasi Akun Anonim di Media Sosial
Risiko Aksi Mogok Awak Kabin Lufthansa Meningkat setelah Serikat Pekerja Tolak Perubahan Jam Kerja
Grab Salurkan Bonus Hari Raya 2026 untuk 400 Ribu Mitra Pengemudi
Pokemon Rekrut Peneliti dengan Pengalaman Riset Ekologi untuk Bekerja di Tim Global di Tokyo