Karena orang lebih suka lihat foto dan geser-geser pilihan (slider) daripada harus capek ngetik teks terus-menerus.
Strategi Airbnb ini sejalan dengan tren perusahaan besar lainnya. Sebagai perbandingan, Shopify mengaku 50% kodenya dibuat oleh AI, sementara Google malah sudah mencapai 75%.
Pendapatan naik
Intinya, penggunaan AI dalam proses teknis sudah jadi hal yang lumrah di Airbnb. Karena itu Chesky meminta para manajernya untuk belajar coding sendiri atau mulai memakai alat bantu seperti Claude Code.
Baca Juga: Film Shaka On Shaka Hadirkan Kisah Cinta Rocker dan Fansnya dengan Nuansa Konser Musik
Menurut Chesky, langkah ini membuat timnya jauh lebih efisien dalam merilis fitur-fitur baru dan bekerja lebih cepat.
Instruksi Chesky agar manajer turun tangan langsung atau memakai Claude Code itu sendiri benar-benar mendobrak aturan lama. Biasanya, manajer dan staf teknis punya tugas yang terpisah jauh.
Tapi bagi Chesky, seorang pemimpin justru punya kredibilitas jika mereka masih mau terlibat langsung dalam pekerjaan teknis.
Bagi Brian Chesky, di Airbnb AI bukan cuma alat bantu sampingan, tapi sudah jadi mesin utama untuk mengoperasikan bisnis. Karena kerjanya makin efisien, pendapatan Airbnb pun naik drastis jadi 2,7 miliar dollar Amerika!
Artikel Terkait
Hampir 90% Perempuan Resign dari Perusahaan Teknologi dalam 10 Tahun setelah Bergabung
Wisma Jerman Surabaya Buka Lowongan Kerja untuk Staf Divisi Program dan Budaya
Nggak Cuma Mampu Berpikir Kritis, Akuntan Juga Harus Kreatif dan Punya Rasa Ingin Tahu yang Tinggi
3 Skill Akuntan yang Makin Perlu Dimiliki, Salah Satunya Kreativitas dalam Problem Solving
Pencari Kerja Makin Susah Mendapat Pekerjaan karena Gagal Lolos dari Seleksi AI dan Algoritma
9 Framework Praktis yang Bisa Kamu Gunakan Untuk Menemukan Akar Masalah dengan Tepat!
12 Poin Penting Agar Gen Z First Jobber Tidak Terjebak Gaya Hidup Utang