“Dengan ini, pelanggan bisa pulih dari kendala perjalanan dengan lebih cepat,” katanya.
Maskapai lain juga mulai menerapkan teknologi serupa untuk tujuan operasional. Southwest Airlines, misalnya, menggunakan machine learning untuk memperkirakan jumlah bagasi yang harus dibawa ke bagasi pesawat.
Alaska Airlines memanfaatkan AI untuk perencanaan keselamatan dan operasional, dengan fokus pada peningkatan pengalaman penumpang.
Sebagai informasi tambahan, maskapai secara umum memang telah lama menggunakan algoritma dinamis berbasis permintaan dan penawaran dalam penetapan harga. Perubahan harga tiket yang fluktuatif dalam waktu singkat adalah hal yang umum.
Baca Juga: 3 Gaya Kepemimpinan Modern Yang Mulai Banyak Dipakai. Berikut Ini Cara Melakukannya!
Namun demikian, American Airlines sendiri juga bukan tanpa kritik. Beberapa laporan menunjukkan bahwa mereka pernah membebankan harga lebih tinggi untuk penumpang yang bepergian sendiri dibandingkan penumpang yang bepergian berkelompok.
Dalam hal profitabilitas, American juga masih tertinggal dibandingkan pesaingnya seperti Delta dan United, termasuk pada kuartal kedua 2025 ini.
Jadi, penggunaan AI dalam bisnis sebenarnya sah-sah saja, namun perusahaan harus tetap mengedepankan etika.