Setelah Guncangan Berhenti, Bersiap Evakuasi
Guncangan berhenti bukan berarti situasi langsung aman. Gempa susulan masih dapat terjadi. Perhatikan pengumuman dari manajemen gedung, petugas keamanan, atau sistem alarm sebelum bergerak keluar.
Jika diminta melakukan evakuasi, berjalan tertib menuju tangga darurat. Jangan berdesakan dan jangan kembali ke meja kerja hanya untuk mengambil barang pribadi. Prioritaskan keselamatan diri.
Saat berada di tangga, gunakan pegangan dan ikuti arus evakuasi. Jangan berhenti di tengah tangga karena dapat menghambat orang lain.
Kenali Jalur Evakuasi Sebelum Gempa Terjadi
Keselamatan saat gempa sebenarnya dimulai sebelum bencana terjadi. Pekerja kantoran sebaiknya mengetahui lokasi tangga darurat, pintu keluar, titik kumpul, alarm, serta prosedur evakuasi yang berlaku di gedung tempat bekerja.
Jika perusahaan mengadakan simulasi gempa atau evakuasi, jangan menganggapnya sekadar formalitas. Simulasi membantu pekerja memahami bagaimana harus bergerak ketika kondisi sebenarnya terjadi.
Bekerja di gedung bertingkat memang membuat proses evakuasi membutuhkan perhatian lebih. Namun, dengan mengetahui prosedur dasar, tetap tenang, dan mengikuti arahan petugas gedung, pekerja dapat mengurangi risiko cedera dan membantu proses evakuasi berlangsung lebih tertib.
Yang harus diingat: saat gempa terjadi, jangan panik dan jangan langsung berlari. Lindungi diri saat guncangan berlangsung, kemudian evakuasi melalui jalur yang aman setelah kondisi memungkinkan.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,9 Terjadi di Mentawai-Siberut, Sempat Berpotensi Tsunami dan Buat Warga Mengungsi