Dalam konferesi pers, Risma berulang kali menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui apa pun soal kasus korupsi tersebut. Sebab meskipun sekarang menjabat sebagai Mensos, korupsi tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat.
"Ini kejadiannya tahun 2020. Saya sudah sampaikan ini berulang kali ke teman-teman media karena ini kejadiannya tahun 2020. Jadi saya dilantik Pak Presiden itu 27 Desember 2020. Kejadiannya ini sekitar September," jelasnya.
Risma kembali menegaskan, “Saya enggak tahu. Kalau teman-teman tanya itu masalahnya gimana, saya nggak tahu. Saya sudah sampaikan tiga kali ke teman-teman."
Baca Juga: Jokowi Tunjuk Mahfud MD sebagai Plt Menkominfo, Gantikan Johnny G Plate yang Jadi Tersangka Korupsi
Namun, alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya ini menilai program bansos beras tersebut memang memiliki kejanggalan. Misalnya saja mengenai penggunaan anggaran.
"Waktu saya baca, kenapa duitnya di Dayasos, kenapa kemudian ada orang dari Linjamsos turut serta. Itu saja saya yang heran. Tapi kan saya tidak tahu, kejadiannya itu kayak apa," terangnya.
Kasus korupsi bansos beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2020-2021 yang melibatkan PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) (Persero), sudah dimulai sejak pertengahan Maret 2023 dan sekarang masih dalam proses penyidikan. (Elga Windasari)