Jangan heran kalau Google akan melakukan sesuatu yang serupa dengan tools internalnya saat ini untuk mengubah teks menjadi gambar atau bahkan video.
Namun, sepertinya Google masih berhati-hati, dan tidak akan memberikan akses penuh pada pengguna untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan. Pichai mengatakan, Google membaca AI dengan tanggung jawab yang mendalam.
Baca Juga: Google Kembangkan MusicLM, Bikin Musik dari Teks
Belakangan, dia mengatakan bahwa Google akan meluncurkan AI lebih sebagai fitur lab dalam kasus tertentu, fitur beta dalam kasus tertentu, dan perlahan-lahan meningkat dari sana.
Meskipun demikian, dia yakin pasar siap untuk produk semacam ini. Jelas sekali bahwa orang ingin bermain-main dengan AI -dan sepertinya Google siap menyediakan versinya sendiri.
Besok Rabu (8/2/2023), Google akan mengadakan acara tentang bagaimana "menggunakan kekuatan AI untuk membayangkan kembali bagaimana orang mencari, menjelajahi, dan berinteraksi dengan informasi”.
Apakah event ini akan menjadi momen untuk meluncurkan pesaing ChatGPT?
Artikel Terkait
Goodbye Toxic People! Ini Cara Menghindari Orang Toxic di Kantor
8 Tanda Kamu Lebih Cerdas daripada yang Kamu Kira
Artis Rame-rame Main Tenis. Kenali Keuntungan Main Tenis dan Pukulan Dasar yang Jadi Kekuatan Pemain
CEO Perusahaan Teknologi Bryan Johnson Jalani Program 2 Juta Dollar Agar Kembali Muda
Ingin Mengurus Legalitas Badan Usahamu? Kenali Dulu Perbedaan PT dan CV
Yang Bikin Andri Mashadi Relate Banget dengan Perannya di Film Waktu Maghrib