Pemerintah Obral Tiket Pesawat Murah Akhir Tahun, Diskon hingga 14 Persen Mulai 22 Oktober

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:05 WIB
Ilustrasi: Mengapa harga tiket pesawat domestik kerap kali lebih mahal daripada harga tiket pesawat ke luar negeri? (Freepik/Rawpixel)
Ilustrasi: Mengapa harga tiket pesawat domestik kerap kali lebih mahal daripada harga tiket pesawat ke luar negeri? (Freepik/Rawpixel)

PejuangKantoran.com - Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi melalui program stimulus transportasi akhir tahun.

Program ini akan mulai berlaku pada 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan periode penerbangan antara 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Kebijakan tersebut menghadirkan potongan harga tiket pesawat hingga 14 persen untuk berbagai rute domestik populer. Misalnya, rute Jakarta–Bali yang biasanya dibanderol sekitar Rp1,8 juta kini bisa didapatkan mulai Rp1,5 juta.

"Penggantian sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dan ayat (4) meliputi tarif dasar (base fare), fuel surcharge, dan biaya-biaya lain yang dibayar oleh penerima jasa yang merupakan objek PPN dan merupakan jasa yang diberikan oleh Badan Usaha Angkutan Udara," dikutip dari PMK (Peraturan Menteri Keuangan) ) Nomor 71 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi pada Periode Libur Natal dan Tahun Baru yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga: Bukan Sekadar FOMO, Ini Alasan Mantan Pebulutangkis Liliyana Natsir Ikut Terpadel-padel

Rute Jakarta–Medan turun dari kisaran Rp2,2 juta menjadi sekitar Rp1,9 juta, sementara Jakarta–Surabaya bisa ditemukan mulai dari Rp900 ribu dari harga normal Rp1,1 juta.

Selain potongan harga langsung, pemerintah juga menurunkan sejumlah komponen biaya seperti tarif bahan bakar tambahan (fuel surcharge), pajak pertambahan nilai (PPN), serta biaya layanan bandara dan harga avtur.

Langkah ini diambil untuk menekan biaya operasional maskapai sekaligus menjaga keterjangkauan harga tiket bagi masyarakat.

Baca Juga: Jangan Panik Dulu Kalau Kamu Belum Juga Dipanggil Interview, Bisa Jadi Ini Alasannya!

Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 3,6 juta penumpang selama masa liburan akhir tahun. Pemerintah juga mendorong masyarakat untuk memesan tiket lebih awal agar bisa menikmati harga promosi sebelum kuota diskon habis.

Dengan adanya kebijakan ini, libur akhir tahun diperkirakan akan menjadi lebih ramai, sekaligus memberi dorongan positif bagi sektor pariwisata dan transportasi udara nasional.

 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X