PejuangKantoran.com - Sempat viral beberapa tahun terakhir ini, Kota Saranjana di Kalimantan Selatan memang membuat banyak orang penasaran dimana lokasi kota yang kerap disebut sebagai kota yang memiliki peradaban maju dan modern.
Beberapa menyebutkan kota Saranjana ini terletak di Desa Oka-Oka, Kotabaru. Namun, ada juga yang menyebutkan kota ini terletak di Teluk Tamiang, Pulau Laut. Yang pasti, sekarang kota Saranjana ini tidak tercatat di peta dan keberadaannya seperti kota tak kasat mata yang hanya bisa dilihat oleh mata batin.
Namun, kisah kota Saranjana sebagai kota Ghaib ini menginspirasi Johansyah Jumberan untuk mengangkat kisah urban legend ini ke dalam film berjudul Saranjana Kota Ghaib yang rencananya akan tayang 26 Oktober 2023. Dalam konferensi pers preview film dan poster di Senayan City 11 September 2023 yang lalu, Johansyah menyebutkan alasan kenapa ia terpanggil untuk mengangkat kisah ini.
Baca Juga: Kesempatan Bekerja di Bank Dunia: Lowongan Kerja Operations Officer di World Bank Group
“Ini adalah film layar lebar pertama saya. Saranjana adalah film horor yang berbeda dari kebanyakan film horor yang sudah beredar. Sebagai orang Kalimantan, saya ingin mengangkat kisah ini yang sudah dikenal oleh orang-orang Kalimantan.
Dan, semua bisa dibilang original dari Kalimantan. Mulai dari survey lokasi, riset penulisan naskah. Tempat-tempat yang disebut di film memang ada dan berkaitan dengan kisah Saranjana. Bahkan, beberapa pemeran penting juga artis lokal Kalimantan Selatan,” ungkap Jo, begitu sapaan akrab Johansyah.
Dalam konferensi pers ini juga, terungkap ada banyak kisah keseruan selama syuting Saranjana yang dilakukan di 3 kota Kalimantan Selatan ini. Berikut 4 cerita keseruan dari sutradara dan para pemain.
Saranjana bukan film horor biasa, melainkan petualangan horor
Johansyah menjelaskan jika Saranjana Kota Ghaib ini tidak hanya mengangkat cerita horor dari Kalimantan. Yang membuat film ini tidak sekadar film horor adalah karena film ini juga menampilkan genre petualangan.
Fokus cerita akan pada petualangan keempat anggota band EDM bernama Signifikan yang harus mencari vokalisnya, Shita (Adinda Azani), yang hilang secara misterius setelah mereka konser di Kotabaru, Kalimantan Selatan. Setelah mencari informasi, keberadaan Sitha dipercayai oleh Rendy (Luthi Aulia), Dion (Irzan Faiq), Vey (Ajeng Fauziah) dan Fitriah (Betari Ayu) ada di Saranjana. Petualangan mereka yang berlangsung 7 hari mencari kota ghaib yang dipercaya modern dan maju inilah yang menjadi fokus film ini.
Baca Juga: Jika Merasakan Toxic Positivity di Tempat Kerja, Apa yang Harus Dilakukan?
Syuting di Kalimantan Selatan mendapat sambutan antusias dari warga setempat
Di salah satu adegan awal film, diperlihatkan grup Signifikan tampil di panggung terbuka dan dihadiri oleh ribuan penonton. Jo menyebutkan jika antusiasme warga setempat akan pembuatan film ini sungguh di luar dugaan.
“Tiap harinya yang datang ke lokasi syuting tidak hanya 1-2 orang saja, bahkan sampai ratusan. Antusiame warga setempat terhadap film yang ceritanya sangat mereka kenal begitu tinggi. Yang paling luar biasa buat saya adalah ketika pengambilan gambar grup konser di panggung terbuka dimana ribuan penonton hadir.
Artikel Terkait
Lowongan Kerja Training & People Development Manager di PT Bank UOB Indonesia
Salah Satu Penyebab Burnout: Ketika Pekerjaan Dianggap sebagai Identitas dan Prestise
Magisha Putri Erick Thohir Bocorkan Rahasia: Daddy-nya Ternyata Suka Dance Kpop
Bill Gates Lebih Pilih Pekerjakan 'Orang Malas', Tapi Malas Seperti Apa yang Dimaksud?
Mind Mapping Bisa Bikin Belajar Lebih Maksimal, Kamu Bisa Dapatkan Template Gratisnya di Sini!
Seorang Ibu Temukan Penyakit Anaknya Lewat ChatGPT, Setelah 17 Dokter Gagal Mendiagnosisnya
Jika Merasakan Toxic Positivity di Tempat Kerja, Apa yang Harus Dilakukan?
Hati-Hati, Kebanyakan Kerja depan Komputer Bisa Kena Kifosis. Apa Itu?
Kalimat Afirmasi Bisa Bikin Mood dan Hari Kamu Lebih Positif, Ini Contoh dari Para Ahli
Kesempatan Bekerja di Bank Dunia: Lowongan Kerja Operations Officer di World Bank Group