Pejuangkantoran.com – Saat ini, boleh dibilang, melangkah beberapa ratus meter saja, kita sudah menemukan kedai kopi. Mulai dari yang kedai kopi jaringan (nasional maupun internasional) hingga kedai-kedai kopi kecil.
Sajian menu minuman kopinya boleh dibilang seragam, mulai dari menu favorit seperti kopi-susu-gula aren, aneka menu kopi yag espresso-based, hingga filter kopi yang menyajikan single origin (biji kopi yang tidak dicampur berbagai asal kopi).
Kedai-kedai kopi ini sebagian juga mengaku sebagai kedai kopi speciality. Kedai kopi ini hanya menyajikan minuman kopi dari biji-biji kopi yang memenuhi standar kualitas yang tinggi. Untuk mendapatkan kualitas yang tinggi, kopi benar-benar dikelola dengan sangat baik mulai penanaman, perawatan, pemanenan, pengolahan, pemilahan, hingga sangrai (roasting) biji kopi.
Oleh karena itu, menu-menu di kedai kopi speciality harga lebih mahal daripada kedai kopi umumnya. Namun toh begitu, kedai-kedai kopi seperti juga tetap ramai dikunjungi oleh penikmat kopi.
Baca Juga: Membongkar Konsep Kedai Kopi Fast Bar dan Slow Bar. Mana Yang Lebih Pas Buat Kamu?
Saat ini, ada tren baru dalam menyajikan kopi speciality. Jika biasanya kita akan disajikan kopi sesuai pesanan, maka konsep yang diadaptasi dari budaya kuliner Jepang ini sebaliknya, kita akan menikmati menu kopi terserah dari apa yang mau dibuat oleh barista.
Konsep ini namanya omakase. Menurut sushi-um.ca, omakase secara harfiah berarti "Saya serahkan semua detailnya pada anda".
Istilah omakase mulai populer pada tahun 1990-an. Omakase umumnya digunakan makan di restoran Jepang. Pelanggan akan menyerahkan semua menu yang disajikan kepada chef yang umumnya menyajikan masakan musiman.
Konsep ini umumnya memakai open kitchen, di mana chef akan memasak menunya di depan pelanggan langsung. Jadi pelanggan tak hanya menyantap apa yang disajikan oleh chef namun juga menyaksikan proses pembuatan menu tersebut. Inilah experience yang unik dari konsep omakase.
Baca Juga: Teh Matcha, Menu Kekinian di Kedai Kopi, Ternyata Bisa Membantu Melawan Depresi
Saat ini, sejumlah kedai kopi menerapkan konsep omakase ini di cara penyajian kopi-kopinya. Alih-alih menikmati kopi yang dipesan, pelanggan akan menantikan aneka sajian minuman kopi berdasarkan keinginan barista. Terkadang ada sajian kudapn lain untuk menemani bermacam menu kopi yang disajikan.
Cara kedai kopi ini menjalankannya adalah, pertama, barista sudah pasti akan memilih biji kopi speciality untuk menonjolkan flavor dari kopi yang ia inginkan. Barista lalu membuat dan menyajikan aneka minuman coffee-based.
Tak hanya menu-menu umum yang biasa ditemui di kedai kopi, barista yang kreatif akan membuat aneka menu minuman coffee-based yang bisa jadi itu khas dan signature si barista.
Artikel Terkait
Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, Mengungkap Kasus Kopi Sianida yang Tak Diketahui Publik
Penelitian Baru: Manfaat Kesehatan Kopi dan Teh dalam Mencegah Penyakit Jantung dan Diabetes
Kopi Yang Dibuat Dengan Metode Manual Brew Makin Disukai. Apa Saja Teknik Dalam Metode Ini?
Jenis Kopi Yang Kamu Minum Bisa Mencerminkan Karakter dan Kepribadian Kamu
Kopi Ternyata Jadi Salah 'Makanan' bagi Bakteri Baik yang Membantu Kesehatan Usus
Alat Seduh Kopi Manual atau Manual Brew yang Wajib Kamu Punya. Apa Alat Tambahan yang Penting?
Apa Itu Coffee Badging, Tren Baru di Tempat Kerja Di Mana Karyawan Hanya 'Setor Muka'?