Sabtu: Lari dengan zona detak jantung MAF sepanjang 3 kilometer. Selalu usahakan di HR di bawah maskimal dan stabil. Kamu bisa melakukan MAF Test (baca keterangan di bawah).
Minggu: Sepeda santai atau hiking ringan selama 45 menit.
MAF Test
Setiap 2 - 4 pekan sekali, lakukan tes lari sejauh 3–5 km dengan menjaga detak jantung di zona MAF. Catat:
- Kecepatan rata-rata.
- Waktu tiap kilometer.
Jika kecepatan meningkat pada HR yang sama, ini berarti aerobikmu membaik.
Baca Juga: Baru Mau Mulai Lari? Kenali dan Pahami Lebih Dahulu Beberapa Istilahnya Berikut Ini! Semangat!
Tips Tambahan
- Pakai HR monitor (jam tangan atau strap dada) untuk latihan.
- Jangan terburu-buru. Kecepatan mungkin terasa lambat di awal.
- Fokus bukan pada "lari cepat", tapi berlari efisien dan membakar lemak optimal.
- Bisa kombinasikan dengan cross-training ringan, misal yoga, berenang, bersepeda.
Catatan Tambahan
MAF Training dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk menurunkan berat badan, terutama lemak tubuh, secara sehat dan berkelanjutan, jika dilakukan secara konsisten dan dibarengi dengan:
- Pola makan rendah gula & olahan;
- Tidur yang sehat dan manajemen stres;
- Target jangka menengah hingga panjang (bukan hasil instan).
Silakan mencoba. ***
Artikel Terkait
Lakukan Aktivitas Lari Ringan Selama 10 Menit Setiap Hari dan Rasakan Manfaatnya
Jangan Sepelekan BAB Sebelum Lari Karena Hal Ini Sangat Memengaruhi Performa Kamu
Butuh Pelatih Lari atau Running Coach yang Kompeten? Pahami Dulu Tugas-Tugas Mereka Berikut Ini!
Panduan Memilih Sepatu Lari Berdasarkan Bentuk Lengkungan dan Bentuk Kaki
Buat Lomba Lari 5K, Konsumsi Makanan dan Minuman Berikut Ini Agar Lombamu Sukses dan Aman