Yang Terjadi pada Tubuh saat Kamu Nggak Suka Pekerjaan yang Kamu Jalani (Sampai Jadi Stres!)

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 22 Januari 2026 | 10:08 WIB
Ilustrasi: Salah satu tanda bahwa kamu tidak suka pekerjaan kamu adalah, kamu jadi gampang sakit. (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Salah satu tanda bahwa kamu tidak suka pekerjaan kamu adalah, kamu jadi gampang sakit. (Freepik/Pressfoto)

Stres berkepanjangan membuat tubuh sulit rileks, padahal relaksasi adalah kunci munculnya gairah. 

6. Kelelahan kronis. Ini bukan sekadar mengantuk, melainkan capek yang tidak juga hilang meski sudah tidur atau libur akhir pekan. Pfeffer menggambarkannya sebagai siklus, “Kamu  merasa kewalahan karena bekerja terlalu lama, dan kamu bekerja terlalu lama karena merasa kewalahan.”

7. Perubahan nafsu makan juga sering terjadi. Stres memengaruhi kerja usus dan hormon, sehingga sebagian orang kehilangan selera makan, sementara yang lain justru makan berlebihan sebagai pelarian emosional.

Lalu, apa yang bisa dilakukan? Reynolds menyarankan tiga langkah utama.

Baca Juga: Di-Space, Museum Sains Milik BYD, Ajak Pengunjung Melihat Langsung Masa Depan Mobil Listrik

Pertama, beri jeda agar tubuh bisa istirahat, olahraga, meditasi, dan menjalin relasi sosial di luar kantor. Kedua, ubah cara berpikir dengan mindfulness dan pendekatan kognitif. Fokuslah pada hal yang bisa dikendalikan.

Terakhir, jika memungkinkan, resign saja. Anggap ini sebagai peringatan bahwa kamu perlu mencari pekerjaan baru. Pfeffer menegaskan, jam kerja yang panjang, kurangnya otonomi, dan ketidakamanan ekonomi di tempat kerja, adalah faktor-faktor penyebab lingkungan kerja yang toxic, yang perlu ditinggalkan oleh karyawan, bukan hanya ditanggung.

"Kamu perlu memperbaiki masalah mendasar, bukan hanya menangani gejalanya," katanya.

Kadang, kamu perlu meyakini bahwa keluhan tersebut memang tanda pada tubuh bahwa kamu tidak suka pekerjaan kamu sampai menimbulkan stres di tempat kerja. Jadi, sudah waktunya mencari lingkungan kerja yang lebih sehat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Huffington Post

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X