8 Kesalahan Pemakaian Sweat Suit Saat Berolah Raga yang Berisiko Fatal

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 22 Februari 2026 | 16:11 WIB
Maunya berat badan turun dengan memakai sweat suit, namun ternyata banyak kesalahan dalam pemakaiannya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Maunya berat badan turun dengan memakai sweat suit, namun ternyata banyak kesalahan dalam pemakaiannya. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Cukup sering kita jumpai, orang berolah raga (entah lari, bersepeda, aerobik, dan sebagainya) memakai sweat suit.

Sweat suit (ada juga yang menyebutnya dengan istilah sauna suit) adalah pakaian berbahan kedap udara (biasanya PVC, nilon berlapis, atau neoprene) yang serig dipakai untuk berolah raga dengan tujuan tertentu.

Pakaian yang umumnya berbentuk jaket ini dirancang untuk menahan panas tubuh, mengurangi evaporasi keringat, meningkatkan suhu tubuh inti, dan memicu produksi keringat lebih banyak.

Secara fisiologis, sweat suit menciptakan kondisi artificial heat stress. Ini kondisi di mana tubuh dipaksa bekerja dalam lingkungan panas meskipun suhu luar tidak terlalu tinggi.

Jadi, jaket ini ketika digunakan saat berolah raga akan membuat suhu inti tubuh naik. Ini akan memicu hipotalamus untuk mengaktifkan respons keringat.

Ketika keringat terperangkap (oleh sweat suit), pendinginan tubuh menjadi tidak efektif. Ini akan memicu peningkatan denyut jantung sebagai mekanisme tubuh membantu termoregulasi.

Termoregulasi ini adalah proses fisiologis di mana tubuh mempertahankan suhu inti (core temperature) tetap stabil, sekitar 36,5–37,5°C, meskipun lingkungan berubah atau aktivitas meningkat.

Baca Juga: 4 Kombinasi Olah Raga Ringan Untuk Menurunkan Berat Badan dengan Durasi 30 Menit Setiap Hari

Dulu Pakaian Berlapis Tebal

Sweat suit awalnya berkembang dari praktik weight cutting pada olah raga tinju dan gulat di pertengahan abad 20. Atlet berusaha menurunkan berat badan secara cepat saat penimbangan badan.

Saat itu sweat suit adalah pakaian berlapis tebal, sauna tradisional, atau latihan di ruangan yang panas.

Era kebugaran aerobik tahun 80-an membuat sweat suit dipromosikan sebagai alat diet cepat. Dan image ini masih berlanjut di era komersialisasi modern sejak tahun 1990-an hingga sekarang lewat tren finess cepat kurus.

Namun, badan kedokteran olahraga seperti American College of Sports Medicine tidak merekomendasikan penggunaannya untuk penurunan berat badan jangka panjang.

Ini karena sebenarnya sweat suit fungsinya lebih untuk mengurangi berat badan secara cepat (melalui berkeringat yang lebih) namun tidak untuk jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: healthline.com, webmd.com, Berbagai Sumber, doctorguideonline.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X