Dan yang pasti, brisk walk baik untuk pemula atau saat kamu menjalani fase recovery.
Karaktersitik Japanese Walking
Metode yang muncul dari penelitian di Shinshu University ini dilakukan dengan pola interval.
Kamu akan melakukan 3 menit jalan lambat (detak jantung di posisi 40% dari HR maskimum). Lalu setelah itu 3 menit jalan cepat (detak jantung di posisi 70% dari HR maskimum).
Pola ini diulang 5 kali dengan durasi total kurang lebih 30 menit.
Japanese walking itu dilakukan dengan intensitas sedang hingga cukup berat. Polanya naik turun (interval) sehingga denyut jantug menjadi fluktuatif. Ini menghasilkan adaptasi yang lebih kuat daripada jalan konstan.
Japanese walking bisa meningkatkan VO2 maksimum lebih signifikan, meningkatkan kekuatan otot kaki, dan bisa menurunkan tekanan darah lebih efektif.
Baca Juga: Lakukan Brisk Walk atau jalan Cepat, Olah Raga Mudah Dengan Manfaat yang Melimpah!
Kedua jenis olah raga jalan kaki ini punya manfaat masing-masing. Namun di saat puasa ini, mana yang lebih tepat untuk dilakukan?
Seperti kita tahu, saat puasa terjadi penurunan asupan cairan selama 8-14 jam sehari, volume plasma darah sedikit menurun, dan cadangan glikogen berkurang.
Artinya, toleransi terhadap aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dan dehidrasi menjadi lebih rendah. Dengan demikian, brisk walk lebih tepat dijalankan saat kamu sedang berpuasa.
Sebab dengan tempo yang stabil dan intensitas sedang, denyut nadi kamu lebih stabil, risiko dehidrasi rendah, tidak memicu lonjakan kortisol berlebihan, serta lebih kecil kemungkinan kepala menjadi pusing akibat penurunan tekanan darah.
Yang penting untuk dicatat, lakukan brisk walk 30-60 menit menjelang berbuka puasa atau 1-2 jam setelah berbuka puasa. ***
Artikel Terkait
Jangan Malas Naik Turun Tangga di Kantor, Bisa Membantu Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular!
Agar Terhindar Dari Dehidrasi Saat Olah Raga, Lebih Baik Minum Air Putih Atau Minuman Elektrolit?
Apa Itu Detak Jantung Zona Aerobik? Kenapa Sering Sekali Direkomendasikan Saat Olah Raga?
Rekomendasi Program Olah Raga Jalan Kaki Bagi Kamu di Rentang Usia 25-40 Tahun
Rutinitas Jalan Kaki 6-6-6 Viral di Media Sosial, Apa Sih Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh?
6 Tanda Tak Terduga Kamu Kurang Minum Air Atau Dehidrasi dan Cara Mengatasinya