Waspada! Kue Kering Lebaran Bisa Jadi "Musuh" Program Diet Kamu!

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Kamis, 19 Maret 2026 | 12:20 WIB
Kue kering Lebaran memang enak, namun wasapada ia ternyata  (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Kue kering Lebaran memang enak, namun wasapada ia ternyata (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)

Pejuangkantoran.com – Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran sudah di depan pintu. Setelah sekitar sebulan lamanya umat Islam berpuasa Ramadhan, tiba saatnya merayakan hari kemenangan.

Perayaan ini di Indonesia kerap ditandai dengan budaya saling mengunjungi kerabat, handai taulan, dan tetangga.

Salah satu ciri khas perayaan Lebaran di Indonesia adalah munculnya aneka kue kering yang menjadi suguhan bagi tamu yang berkunjung. Aneka kue kering ini ada nastar, lidah kucing, kastengel, putri salju dan sebagainya.

Kudapan ini selalu mengundang selera, apalagi ketika ketemu kue kering yang enak. Kadang tak terasa sambil bercengkerama saat bsersilaturahmi, kita bisa habis berpotong-potong. Bahkan tak jarang pulangnya minta izin bawa buat bekal di jalan.

Tapi, kue-kue khas Lebaran seperti kastengel, nastar, putri salju, dan sejenisnya pada dasarnya termasuk produk bakery tinggi energi. Ini karena didominasi lemak dan gula, dengan kandungan protein relatif kecil.

Komposisinya mirip karena bahan dasarnya sama: tepung terigu, mentega/margarin, gula, dan telur.

Berikut gambaran kandungan nutrisi secara rata-rata per 100 gram (angka bisa bervariasi tergantung resep):

Baca Juga: Olah Raga Ringan yang Wajib Kamu Lakukan untuk Relaksasi Bagi yang Mengemudi Mobil pada Mudik Lebaran Ini

  1. Kastengel (kue keju)

Komposisi utama: tepung, mentega, keju, telur

  • Energi: ± 500–550 kkal;
  • Lemak: 30–35 g (tinggi, terutama lemak jenuh dari mentega dan keju);
  • Protein: 10–15 g (lebih tinggi karena keju);
  • Karbohidrat: 40–45 g;
  • Gula: rendah–sedang;
  • Natrium: cukup tinggi (dari keju).

Catatan: Kastengel lebih “bernilai gizi” dibanding kue lain karena ada protein dan kalsium dari keju, namun tetap tinggi lemak.

  1. Nastar (isi selai nanas)

Komposisi utama: tepung, mentega, gula, selai nanas

  • Energi: ± 450–520 kkal;
  • Lemak: 20–30 g;
  • Karbohidrat: 60–70 g;
  • Gula: tinggi (dari selai dan adonan);
  • Protein: 4–6 g;
  • Serat: rendah (meski ada nanas, biasanya sedikit).

Catatan: Kombinasi gula dan lemak membuat nastar sangat “calorie-dense” alias padat kalori.

  1. Putri Salju

Komposisi utama: tepung, mentega, gula halus

  • Energi: ± 500–550 kkal;
  • Lemak: 30–35 g;
  • Karbohidrat: 50–60 g;
  • Gula: sangat tinggi (lapisan gula halus);
  • Protein: 4–6 g.

Catatan: Putri salju adalah salah satu yang paling tinggi gula karena dilapisi gula bubuk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X