Lapar Sih Pagi-pagi, Tapi Ini Deretan Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Rabu, 15 April 2026 | 07:05 WIB
Ilustrasi tentang waktu sarapan terbaik dan sehat. (Freepik)
Ilustrasi tentang waktu sarapan terbaik dan sehat. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Sarapan sering disebut sebagai waktu makan paling penting dalam sehari. Namun, bukan hanya soal makan atau tidak, pilihan menu di pagi hari juga menentukan bagaimana tubuh bekerja sepanjang hari.

Banyak makanan yang tampak praktis dan mengenyangkan justru bisa memberi efek sebaliknya: membuat energi cepat turun, memicu rasa lapar lebih cepat, hingga mengganggu metabolisme.

Dilansir dari Real Simple, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dijadikan menu utama saat sarapan.

1. Sereal Manis

Sereal sering dianggap pilihan cepat, terutama di pagi hari yang sibuk. Namun, banyak produk sereal mengandung gula tinggi dan rendah serat.

Akibatnya, kadar gula darah bisa melonjak dengan cepat lalu turun drastis, membuat tubuh cepat lemas dan kembali lapar sebelum waktu makan siang.

Baca Juga: Sering Disebut Baik untuk Kesehatan Jantung, Betulkah Jalan Kaki Bisa Membangun Otot?

2. Pastry dan Roti Manis

Croissant, donat, atau roti manis memang menggoda, tetapi umumnya tinggi gula dan lemak jenuh, serta rendah protein.
Kombinasi ini membuat energi tidak bertahan lama, sekaligus berpotensi meningkatkan rasa lapar dalam waktu singkat.

3. Minuman Kopi dengan Gula Tinggi

Kopi di pagi hari bukan masalah, tetapi tambahan gula, sirup, atau krim berlebih bisa mengubahnya menjadi “dessert cair”.

Selain meningkatkan asupan kalori, minuman seperti ini juga dapat memicu lonjakan gula darah yang tidak stabil.

4. Jus Buah Kemasan

Sekilas terdengar sehat, namun jus buah kemasan sering kehilangan serat alami dan mengandung tambahan gula.

Tanpa serat, gula dalam jus lebih cepat diserap tubuh, sehingga efek kenyang tidak bertahan lama.

5. Yogurt dengan Perasa

Yogurt bisa menjadi pilihan sehat, tetapi varian dengan rasa tambahan sering kali mengandung gula tinggi.

Sebagai alternatif, yogurt plain dengan tambahan buah segar jauh lebih seimbang dari segi nutrisi.

Baca Juga: 10 Dampak Buruk bagi Perusahaan Ketika Tingkat Turnover Tinggi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X