Pejuangkantoran.com – Seperti kita tahu, visceral fat itu berbahaya bagi kesehatan tubuh kita. Visceral fat adalah adalah jenis lemak tubuh yang tersimpan di dalam rongga perut yang mengelilingi organ-organ penting seperti hati, pankreas, dan usus.
Ketika visceral fat berlebihan dalam tubuh, berdampak serius bagi kesehatan tubuh kita. beberapa penyakit yang relate dengan ini adalah Diabetes tipe 2, penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, dan gangguan metabolisme.
Menumpuknya visceral fat dipicu oleh pola makan tinggi gula dan tinggi lemak jenuh. Misal, makanan/minuman kemasan, makanan olahan, gorengan, jeroan, dan sebagainya.
Menjadi lebih parah ketika makanan-makanan tersebut saling mengombinasi. Makanan kombinasi seperti ini tinggi kalori namun tidak mengenyangkan sehingga bisa memicu makan yang berlebih.
Kabar baiknya, visceral fat ini sangat repsonsif terhadap perubahan gaya hidup. Ketika kamu mengatur pola makan dengan baik serta melakukan aktivitas fisik yang rutin, serta memperbaiki pola tidur, maka visceral fat bisa dikurangi dan efek buruknya bisa ditekan.
Namun, tidak ada satu “cara paling efektif” yang berdiri sendiri. Visceral fat turun paling cepat jika kamu menekan dua hal sekaligus, yaitu:
- Sinyal penyimpanan lemak (insulin, surplus kalori).
- Meningkatkan pembakaran lemak (aktivitas fisik dan massa otot).
Berikut strategi yang paling “high-impact”, dimulai dari yang paling menentukan:
- Defisit kalori moderat
Ini adalah upaya yang mendasar. Tanpa ini, intervensi lain dampaknya terbatas. Kamu perlu target yang lebih realistis tanpa perlu diet yang ekstrem. Targetnya, defisit kurang lebih 300–500 kkal/hari
Cara praktis (tanpa hitung rumit) adalah dengan:
- Mengurangi konsumsi nasi hingga 20–30%.
- Stop minuman manis.
- Membatasi frekuensi makan gorengan.
Upaya ini bisa langsung menurunkan sinyal menuju Sindrom metabolik.
Sindrom metabolik adalah adalah kondisi-kondisi metabolik yang mencakup obesitas, tekanan darah tinggi, kadar gula darah puasa tinggi, trigliserida tinggi, dan kolesterol HDL rendah.
Kombinasi tiga atau lebih faktor tersebut bisa signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan diabetes tipe 2.
- Kardio konsisten
Melakukan aktivitas kardio yang konsisten, bukan tiba-tiba melakukannya dengan intensitas tinggi. Yang paling efektif untuk mengurangi visceral fat adalah:
Artikel Terkait
Buat yang Lagi Diet: Intermittent Fasting Lebih Efektif dari Sekadar Mengurangi Kalori?
14 Buah dengan Kandungan Protein Tinggi yang Mengejutkan, Sehat Banget Buat Diet
5 Manfaat Mengetahui Body Mass Index, Terutama Bagi Kamu yang Sedang Menjalani Diet
Ingin Menurunkan Berat Badan Lebih Efektif? Lakukan Japanese Walking yang Sudah Terbukti Efektif dan Mudah
4 Kombinasi Olah Raga Ringan Untuk Menurunkan Berat Badan dengan Durasi 30 Menit Setiap Hari
Sering Disebut Baik untuk Kesehatan Jantung, Betulkah Jalan Kaki Bisa Membangun Otot?