Tak Hanya Untuk Lari, VO2max Juga Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Untuk Kendalikan Diabetes

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 2 Juni 2026 | 17:16 WIB
Tak hanya bermanfaat untuk performa lari, VO2max juga bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan tubuh. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
Tak hanya bermanfaat untuk performa lari, VO2max juga bermanfaat bagi kebugaran dan kesehatan tubuh. (Pejuangkantoran.com/Made with Google AI)
  1. Membantu mengendalikan diabetes dan metabolisme

VO₂max yang baik biasanya berkaitan dengan:

  • Sensitivitas insulin yang lebih baik.
  • Pengendalian gula darah yang lebih baik.
  • Risiko lebih rendah mengalami diabetes tipe 2.

Oleh karena itu, latihan  yang meningkatkan VO₂max juga membantu tubuh menggunakan glukosa secara lebih efisien.

  1. Mendukung kesehatan otak

Saat tubuh terlatih secara benar dan konsisten, maka tubuh secara aerobik akan lebih bugar. Kebugaran aerobik yang baik (yang erat dengan VO₂max yang baik) dikaitkan dengan:

  • Aliran darah ke otak yang lebih baik.
  • Fungsi memori dan konsentrasi yang lebih baik.
  • Risiko penurunan kognitif yang lebih rendah pada usia lanjut.

Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara kebugaran aerobik dan penurunan risiko demensia.

Baca Juga: Awas, Ini 8 Faktor yang Meningkatkan Risiko Seseorang Terkena Diabetes Tipe 2

  1. Meningkatkan kualitas hidup sehari-hari

VO₂max yang baik membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan, misalnya saat naik tangga saat berjalan jauh, saat membawa barang belanjaan, atau saat beraktivitas di rumah, jadi tidak mudah “ngos-ngosan” dan tidak cepat lelah.

  1. Menunjang kesehatan mental

Latihan aerobik yang meningkatkan VO₂max dapat membantu:

  • Menurunkan stres.
  • Mengurangi gejala kecemasan.
  • Mengurangi risiko depresi.
  • Meningkatkan kualitas tidur.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Healthline, Heart.org, Berbagai Sumber, health.harvard edu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X