PejuangKantoran.com - Walking atau berjalan kaki sudah lama dikenal sebagai salah satu bentuk olahraga paling sederhana namun efektif untuk kesehatan tubuh. Namun, sebuah variasi dari aktivitas ini kini semakin mendapat perhatian dalam dunia kesehatan: Nordic walking.
Nordic walking adalah teknik berjalan kaki menggunakan tongkat khusus yang awalnya berasal dari Finlandia, mirip dengan gerakan ski lintas alam. Meski terlihat sederhana, metode ini ternyata memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan berjalan biasa—terutama untuk kesehatan jantung.
Berbeda dari berjalan kaki biasa, Nordic walking melibatkan penggunaan dua tongkat yang membantu mendorong tubuh saat melangkah. Dengan cara ini, tidak hanya kaki yang bekerja, tetapi juga otot-otot tubuh bagian atas seperti lengan, bahu, punggung, dan inti tubuh (core).
Karena lebih banyak otot yang terlibat, tubuh secara keseluruhan bekerja lebih aktif, termasuk jantung dan sistem pernapasan.
Baca Juga: Alasan Tak Terduga Mengapa Program Keterlibatan Karyawan di Kantor Nggak Banyak Direspons
Manfaat untuk Kesehatan Jantung
Penelitian yang dipublikasikan dalam Canadian Journal of Cardiology menunjukkan bahwa Nordic walking dapat membantu meningkatkan fungsi jantung, terutama pada individu dengan penyakit jantung koroner.
Dalam studi tersebut, partisipan yang melakukan Nordic walking selama beberapa bulan menunjukkan peningkatan kapasitas latihan, daya tahan, dan fungsi kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang hanya melakukan rehabilitasi standar.
Menurut para ahli, peningkatan ini terjadi karena Nordic walking meningkatkan kebutuhan oksigen tubuh, sehingga jantung harus bekerja lebih efisien untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Baca Juga: Putri Thailand Alami Krisis Kesehatan Baru Setelah Tiga Tahun Koma
Mengapa Lebih Efektif dari Jalan Biasa?
Dibandingkan walking biasa, Nordic walking melibatkan hingga 80–90% otot tubuh. Aktivasi otot yang lebih besar ini membuat tubuh membakar lebih banyak energi dan meningkatkan kerja jantung secara alami.
Selain itu, penggunaan tongkat juga membantu:
- Meningkatkan postur tubuh
- Mengurangi tekanan pada sendi kaki
- Meningkatkan keseimbangan dan stabilitas
- Membuat intensitas latihan lebih tinggi tanpa terasa terlalu berat
Dengan kata lain, tubuh bekerja lebih keras, tetapi tanpa meningkatkan rasa lelah secara signifikan.
Baca Juga: Taspen Pastikan Gaji ke-13 Pensiunan Cair Mulai 2 Juni 2026 Lewat 46 Mitra Bayar
Rekomendasi Aktivitas Fisik
Para ahli kesehatan, termasuk American Heart Association, merekomendasikan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu. Nordic walking dapat menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut dengan cara yang lebih dinamis dan menyenangkan.
Artikel Terkait
4 Tujuan Memakai Kaus Kaki Kompresi atau Compression Socks Saat Berlari yang Perlu Kamu Pahami
Berapa Kali Sebaiknya Mengunyah Makanan? Ternyata Bukan Sekadar 32 Kali
Kena Side Stitch atau "Suduken" Saat Lari? Tenang, Tidak Berbahaya Kecuali Jika Ada Sejumlah Hal Berikut Ini!
7 Makanan yang Ternyata Lebih Sehat dari yang Selama Ini Dipikirkan
Daftar Buah dan Sayur dengan Kandungan Pestisida Tertinggi, Stroberi hingga Bayam Masuk Peringkat Atas
Kenapa Nafsu Makan Hilang Saat Sakit? Ini Alasannya
Lari "Melawan Arah" Itu Lebih Aman Bagi Pelari dan Pengguna Jalan Raya Lainnya. Simak Alasannya!
Jangan Remehkan Asupan Nutrisi Setelah Lari, karena Bisa Membuat Peforma Larimu Stagnan!
Bukan Cuma Dark Chocolate, Ini 8 Makanan yang Bisa Bantu Redakan Stres
Kamu Alami Plateau atau Performa Lari Stagnan Meskipun Sudah Rutin Latihan? Begini Penjelasannya!