Kesehatan gusi ternyata berhubungan langsung dengan kesehatan jantung dan otak. Dr. Gidwani menjelaskan bahwa menurunnya kadar estrogen dapat membuat gusi lebih rentan terhadap peradangan dan infeksi.
Bakteri dari gusi yang meradang dapat masuk ke aliran darah dan memicu penyakit jantung, stroke, bahkan penurunan fungsi kognitif seperti demensia. Karena itu, menyikat gigi saja tidak cukup — flossing setiap hari dan pemeriksaan gigi rutin penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Rutin Melakukan Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan rutin adalah investasi penting bagi tubuh. Selain pemeriksaan tahunan dan tes darah lengkap, Dr. Gidwani menyarankan untuk melakukan:
-
Kolonoskopi dan mamogram, sesuai usia dan riwayat keluarga
-
Pemeriksaan kulit untuk mendeteksi dini kanker kulit
-
Tes kepadatan tulang untuk mencegah osteoporosis
-
Pemeriksaan mata dan pendengaran, karena gangguan sensorik berkaitan dengan penurunan kognitif
-
Vaksinasi penting, termasuk vaksin shingles, influenza, Tdap, dan COVID-19
“Kalau masih sempat membuat janji ke salon, berarti Anda juga bisa menyisihkan waktu untuk kontrol ke dokter,” ujarnya sambil tersenyum.
-
Jalan Pagi Setiap Hari
Cahaya matahari pagi tak hanya menyegarkan, tapi juga membantu menyeimbangkan ritme sirkadian tubuh, yaitu sistem alami yang mengatur tidur, metabolisme, dan hormon. Penelitian menunjukkan, paparan cahaya alami selama 20–30 menit di pagi hari bisa membantu menjaga berat badan ideal dan meningkatkan suasana hati.
Dr. Gidwani menjelaskan, paparan cahaya pagi membantu mengatur hormon kortisol agar meningkat di pagi hari untuk energi, lalu menurun menjelang malam supaya tubuh siap beristirahat. Bahkan pada hari berawan, 10–15 menit berjalan di luar ruangan tetap memberi manfaat.