Pejuangkantoran.com – Bagi para pelari jalan raya atau road runner, ada satu prinsip keselamatan yang mulai banyak dikampanyekan, yaitu “melawan arah”. Ini maksudnya adalah, saat kita berlari di jalan raya di mana tidak ada trotoar/pedestrian, maka sebaiknya kita berlari di pinggir dengan melawan arah arus kendaraan bukan searah dengan arus kendaraan.
Ini bukan cara yang salah, justru bagi pelari (pejalan kaki) ini adalah cara yang paling aman saat berlari atau berjalan di badan jalan tanpa adanya trotoar/pedestrian. Tentu dengan mengambil jalur paling pinggir.
Ada sejumlah alasan, mengapa “melawan arah” ini aman bagi pelari/pejalan kaki dan pengguna jalan raya lainnya:
- Pelari bisa melihat kendaraan yang datang
Ini adalah alasan utama. Saat kita berlari menghadap kendaraan, maka:
- pelari bisa melihat mobil, motor, atau sepeda yang mendekat,
- bisa mengantisipasi kendaraan oleng,
- bisa segera menepi jika ada kendaraan berbahaya,
- lebih mudah membaca kondisi jalan di depan.
Sebaliknya, jika berlari searah kendaraan, artinya kendaraan datang dari belakang, menyebabkan pelari sering tidak sadar ada kendaraan terlalu dekat, sehingga risiko terserempet lebih besar.
Baca Juga: Easy Run Penting Dilakukan Bagi Setiap Pelari. Apa Ciri-Ciri dan Manfaatnya?
- Memberi waktu reaksi lebih cepat
Secara psikologis dan biomekanis manusia lebih cepat merespons ancaman yang terlihat, dibanding ancaman dari belakang yang hanya terdengar.
Saat melihat kendaraan dari depan, otak bisa memperkirakan kecepatan, arah, jarak aman, dan mengambil keputusan menghindar lebih cepat.
- Mengurangi blind spot pengendara
Secara umum, pengendara kendaraan di jalan raya terkadang bermain ponsel, mengantuk, mengambil sisi jalan terlalu mepet, atau tidak sadar ada pelari.
Dengan kondisi ini, jika pelari menghadap kendaraan (melawan arah arus kendaraan), maka:
- kontak visual lebih mungkin terjadi,
- pengemudi lebih sadar keberadaan pelari,
- pelari bisa membaca apakah pengemudi sadar atau tidak.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun Banyak yang Road Trip, Michelin Ingatkan Faktor Keselamatan Ini
- Praktik umum dalam road running
Dalam komunitas lari jalan raya (road running), prinsip ini cukup umum, terutama:
- saat long run pagi hari,
- di jalan kampung,
- di area tanpa trotoar,
- atau di bahu jalan yang sempit.
Namun ini bukan aturan mutlak di semua situasi. Ada beberapa pengecualian kita tidak perlu berlari (berjalan) melawan arah, yaitu jika:
- Jika tersedia trotoar aman: Gunakan trotoar, tidak perlu memikirkan arah lalu lintas.
- Jika jalur lari resmi sudah ditentukan: Misalnya, saat car free day, race event, track khusus, atau ada pedestrian path.
- Di tikungan tajam atau jalan sempit tertentu: Kadang sisi jalan tertentu justru lebih aman meskipun searah lalu lintas, misalnya sisi dengan bahu jalan lebih lebar, pencahayaan lebih baik, permukaan lebih rata, atau lebih sedikit kendaraan parkir.
Kampanye Keselamatan Global