Pejuangkantoran.com – Dalam olahraga lari, VO2max menjadi salah satu komponen pernting dalam meningkatnya performa, selain efisiensi lari (running economy) dan ambang laktat (lactate threshold).
VO₂max adalah ukuran kapasitas aerobik maksimum seorang pelari. Ini menunjukkan kemampuan tubuh mengambil, mengangkut, dan menggunakan oksigen untuk menghasilkan energi saat berlari. Ketika VO₂max tinggi, maka semakin besar "mesin aerobik" yang dimiliki pelari.
Menariknya, VO2max itu tak hanya bermanfaat dalam performa lari kamu, namun ia bisa menjadi salah satu indikator kesehatan kesehatan yang sangat kuat.
Dalam dunia kedokteran olahraga dan kesehatan masyarakat, VO₂max sering dianggap sebagai "vital sign" atau tanda vital tambahan karena kemampuannya memprediksi kesehatan jangka panjang.
Hal ini karena VO2max itu digunakan sebagai ukuran cardiorespiratory fitness (CRF) atau kebugaran kardiorespirasi. Ini adalah kemampuan sistem jantung, paru-paru, pembuluh darah, dan otot untuk bekerja bersama-sama dalam memasok dan menggunakan oksigen selama aktivitas fisik yang berlangsung terus-menerus.
Dengan kata lain, CRF menggambarkan seberapa efisien tubuh kita mengantarkan oksigen dari udara yang dihirup hingga digunakan oleh otot untuk menghasilkan energi.
Baca Juga: 5 Fungsi dan Peran Penting VO2max Bagi Pelari yang Mesti Kamu Pahami
Manfaat Terbesar
Bagaimana VO₂max bermanfaat bagi kesehatan tubuh? Jika dianalogikan dengan mesin mobil, maka VO₂max itu ibaratnya "kapasitas mesin" tubuh.
- VO₂max rendah = mesin Cc kecil yang harus bekerja keras untuk tugas ringan.
- VO₂max tinggi = mesin Cc besar yang menjalankan tugas yang sama dengan usaha relatif lebih ringan.
Oleh karena itu, sebenarnya manfaat terbesar VO₂max bagi kesehatan bukanlah membuat seseorang menjadi bisa berlari lebih cepat, melainkan membuat jantung, paru-paru, pembuluh darah, otot, dan otak bekerja lebih efisien sepanjang hidup.
VO2max penting bagi kesehatan tubuh karena:
- Berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah
VO2max yang tinggi menunjukkan kemampuan jantung memompa darah lebih efisien, pembukuh darah yang lebih sehat dan elastis, otot lebih mampu menggunakan oksigen. Ini menjadikan risiko penyakit jantung coroner, stroke, dan hipertensi menjadi lebih rendah.
- Prediktor kuat umur panjang
Kebugaran kardiorespirasi yang diukur melalui VO₂max merupakan salah satu prediktor terbaik untuk risiko kematian dini (all-cause mortality dan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Orang dengan tingkat kebugaran aerobik yang tinggi umumnya memiliki peluang hidup lebih panjang dibanding mereka yang kebugarannya rendah.
Baca Juga: Hanya 30 Menit Olahraga per Minggu Bisa Bantu Jaga Jantung, Kata Penelitian Baru