Dengan mampu mengungkapkan emosi secara terbuka kepada teman dekat atau orang yang dicintai, ini memungkinkan terjadinya perbaikan luka emosional, seperti kekecewaan, penolakan, dan rasa malu yang mungkin dialami akibat kegagalan.
Selain itu, berbicara dengan teman dan keluarga juga dapat membantumu mendapatkan nasihat atau bimbingan praktis mengenai perasaan yang dimiliki, serta dukungan emosional atas apa yang dialami.
Kemampuan mengekspresikan dan memproses emosi juga dikaitkan dengan kesejahteraan dan ketahanan yang lebih baik.
Ada banyak cara untuk mendiskusikan perasaanmu dengan teman dan keluarga. Jika merasa tidak nyaman melakukannya secara tatap muka, kamu bisa mencoba mengirim chat atau menelepon.
Dengan begitu, kamu akan menjadi orang yang lebih tahan banting saat menghadapi kegagalan ke depannya. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Jay Idzes Resmi Bakal Dinaturalisasi dan Perkuat Timnas Indonesia, Siapa Dia?
Ini 4 Bahasa Tubuh Orang yang Tak Bisa Dipercaya, Menurut Penelitian
Sedang Ramai di Bioskop, Hantu Valak di The Nun II Siap Meneror! Ini Jadwal Tayang Filmnya di Jakarta
Survei LinkedIn: Makin Banyak Perusahaan yang Tidak Mengharuskan Pelamar Punya Gelar Sarjana
Pegang Sejumlah Jabatan, Pramaditya Wicaksono Jadi Guru Besar Termuda UGM di Usia 35 Tahun
Beri Warna pada Poin Penting di Catatan Bisa Bikin Kamu Lebih Mudah Mengingatnya
Yang Harus Dilakukan pada Hari Pertama Bekerja Meski Tak Dikasih Kerjaan, Jangan Main TikTok!
Ini yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan pada Hari Pertama Bekerja, termasuk Makan Siang Bareng
Belum Ingin Pindah ke Hollywood, Alia Bhatt: Yang Dilakukan Priyanka Chopra Itu Sangat Berani!
Saat Negosiasi soal Gaji, Sebaiknya Kamu Jadi Orang Pertama yang Berikan Penawaran