Alasannya adalah karena sebagai seseorang yang baru memulai karir, jabatanmu mungkin tidak terlalu mengesankan dan mungkin membuat orang yang mendengarnya langsung berasumsi kamu memiliki pengalaman yang kurang.
Jadi, sebaiknya berikan jabatan umum dan tidak perlu spesifik, jika tidak ditanya lebih lanjut. Daripada memperkenalkan diri Anda sebagai “asisten editorial”, lebih baik mengatakan kamu adalah “anggota tim editorial”.
Baca Juga: Survei: 64% Orang Indonesia Punya Wearable Gadget, dari Smartwatch, Smartglasses, dan Lainnya
“Saya harus tanya dulu ke atasan saya”
Terlepas dari jabatanmu di tempat kerja, akan ada keputusan yang tidak dapat kamu ambil secara sepihak. Meskipun ini sepenuhnya normal dan diharapkan, kamu tidak perlu terlalu memberitahukannya.
Sebaliknya, Adrian merekomendasikan untuk membuat dirimu terdengar seperti “kolaborator yang bijaksana” daripada bawahan seseorang.
Misalnya, kamu dapat mengatakan sesuatu seperti, “Rencana ini kedengarannya bagus. Saya akan mencoba menjalankannya bersama tim sebelum melanjutkannya.”
Dengan mengatakan kalimat tersebut, kamu menjadi terlihat lebih profesional, bisa mengambil keputusan, dan tidak terlalu bergantung pada atasan. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Pemerintah Rencanakan Single Salary System untuk PNS 2024, Tukin Malah Bisa Mengurangi Gaji!
Bawa Laptop dalam Keadaan Terbuka dengan Satu Tangan, Hm... Combo Nyerinya!
Ingin Bekerja dengan Budaya Kerja yang Kuat, Pastikan 6 Core Values Ini Ada di Tempat Kerja!
Lagi, Taylor Swift Menang ke-Empat Kalinya dan Jadi Video of The Year di MTV Video Music Awards
Survei: 64% Orang Indonesia Punya Wearable Gadget, dari Smartwatch, Smartglasses, dan Lainnya
Jika Mau ke Labuan Bajo, Jovita Ayu Sarankan Selalu Cek Tanggal Merah dan Jatah Cuti
Ini Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di 2024, Wajib Dicatat
Komedian Jimmy Fallon Disebut sebagai Bos yang Moody, Bagaimana Cara Menghadapi Bos Seperti Ini?
4 Seri iPhone 15 Akhirnya Resmi Dirilis, Ini Harga dan Speknya!
Gaji di Indonesia Lebih Kecil Dibandingkan Malaysia dan Singapura, Bagaimana dengan Biaya Hidupnya?