Kecewa karena Sering Ditolak Setelah Wawancara Kerja? Jangan Menyerah dan Lakukan Ini!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 12 Oktober 2023 | 19:08 WIB
Ilustrasi: Merasa kecewa karena ditolak setelah interview kerja itu wajah, tapi jangan membuatmu menyerah. (Freepik/Drazen Zigic)
Ilustrasi: Merasa kecewa karena ditolak setelah interview kerja itu wajah, tapi jangan membuatmu menyerah. (Freepik/Drazen Zigic)

PejuangKantoran.com - Tidak ada jaminan saat melewati tahapan wawancara kerja, kamu akan diterima bekerja di sana. Bahkan, banyak pelamar yang justru gagal di tahap ini karena ditolak setelah interview kerja.

Merasa kecewa, wajar. Kamu tidak perlu menutup-nutupi atau tidak mengakui kegagalan tersebut. Namun, jangan pula jadi terpuruk dan tidak semangat lagi untuk mencari kerja, karena ini adalah fase yang memang harus kamu lewati.

Ingat, kamu bukan satu-satunya yang sulit mencari kerja. Faktanya, memang dalam tahapan wawancara kerja, pasti ada kandidat yang dipilih dan ada yang tidak.

Baca Juga: Wanita China Ditangkap Polisi Saat Wawancara Kerja, Ketahuan Makan Gaji Buta Bertahun-tahun dari 16 Pekerjaan

Kamu sebaiknya tidak merasa tersinggung. Kamu mungkin dipilih bukan karena dianggap tidak memiliki keterampilan dan kemampuan yang mumpuni, hanya saja kamu mungkin tidak berada di tempat dan waktu yang tepat.

Misalnya, ada orang lain yang memiliki latar belakang yang lebih tepat daripadamu sehingga dia yang dipilih.

Namun, bisa saja ternyata perusahaan melakukan rekrutmen bukan untuk memenuhi kebutuhan karyawan, tetapi hanya untuk membangun jaringan untuk masa depan.

Apa yang harus kamu lakukan?

Meskipun menyakitkan, setiap wawancara kerja yang gagal harus menjadi pembelajaran.  Pahami apa yang kamu katakan, caramu mengatakan sesuatu, bahasa tubuhmu, dan sikapmu selama melakukannya.

Jujurlah dengan latar belakang dan pengalaman kerja yang kamu miliki. Apakah ini sudah sesuai dengan kriteria yang mereka cari atau belum.

Kamu juga bisa berlatih wawancara dengan teman atau keluarga, dan mintalah penilaian jujur mereka. Jika memungkinkan, kirimkan email kepada pewawancara dan tanyakan mengapa kamu tidak terpilih. Juga, apakah mereka memiliki saran untuk perbaikan.

Kamu juga bisa mengirimkan email kepada pewawancara, manajer perekrutan, dan sumber daya manusia untuk meminta feedback mengenai hasil wawancara kerja, dan apa yang perlu diperbaiki.

Jika diperlukan, kamu bisa meminta bantuan pelatih karir untuk meningkatkan kecakapan wawancara. Saat ini, sudah banyak pelatih atau pakar yang mau memberikan bantuan dan jasanya lewat media sosial atau webinar.

Baca Juga: Fresh Graduate Bisa Jawab Begini Kalau Ditanya Skill dan Pengalaman saat Wawancara Kerja

Tips yang bisa kamu coba

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X