PejuangKantoran.com - Selama ini, hari kerja yang umum berlaku di banyak kantor adalah lima hari, dari Senin sampai Jumat. Namun, kemungkinan hal itu akan mengalami perubahan.
Saat ini, 92% anak muda mengatakan bahwa mereka lebih menginginkan kerja selama empat hari saja dalam seminggu. Bahkan, jika mereka harus melepaskan fasilitas profesional lainnya, mereka tetap rela melakukannya.
Paling tidak, itulah hasil yang didapatkan dari survei Bankrate terbaru yang dilaporkan oleh CNBC Make It.
Baca Juga: NewJeans Jadi Girlband Korea Pertama yang Akan Tampil di Pembukaan League Of Legends Worlds
Lalu, pengorbanan terbesar apa yang rela dilakukan oleh para profesional muda ini? Salah satunya mengucapkan selamat tinggal pada Work from Home (WFH) dan hybrid.
Menurut hasil survei, sepertiga dari Gen Z dan pekerja milenial mengatakan bahwa mereka bersedia kembali ke kantor sepenuhnya atau Work From Office atau WFO, asalkan mendapat satu hari ekstra di akhir pekan mereka.
Fakta yang cukup mengejutkan
Jika kamu masih ingat, beberapa waktu lalu saat banyak pemilik perusahaan meminta karyawannya untuk kembali WFO, banyak terjadi penolakan. Khususnya dari kaum Gen Z yang sudah terbiasa bekerja dari rumah atau mana saja sejak awal pandemi.
Saat banyak CEO dan pemimpin senior mendorong karyawannya untuk bekerja di kantor lagi, tidak sedikit karyawan yang sudah terbiasa WFH atau hybrid tidak sependapat dengan wacana tersebut.
Ini karena Gen Z dan generasi milenial sangat menghargai kerja sistem WFH atau WFA, bahkan hybrid. Laporan Deloitte baru-baru ini menyebutkan, tiga perempat dari mereka yang bekerja dengan sistem tersebut akan berpikir untuk mencari pekerjaan baru jika atasan meminta untuk full WFO.
Baca Juga: Chicco Kurniawan Bangga Sekaligus Cemas, Film Seperti 13 Bom Di Jakarta Bisa Dibuat di Indonesia
Namun, sekarang semua itu sudah berubah.
Generasi muda saat ini rela WFO demi hari kerja yang lebih pendek. Survei Bankrate bahkan mengatakan bahwa mereka juga akan melakukan pengorbanan tambahan untuk itu.
Di antaranya, bekerja dengan jam kerja yang lebih panjang (48%), berganti pekerjaan atau perusahaan (35%), bekerja di akhir pekan atau malam hari (27%), bahkan menerima potongan gaji (13%).
Namun, ternyata tidak hanya Gen Z atau kaum milenial saja yang mulai tertarik dengan hari kerja yang lebih lebih pendek.
Artikel Terkait
Cara Menulis Profil di CV yang Sesuai Kriteria Pekerjaan, Agar Lolos Seleksi Berkas oleh HRD
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Saat Masih Aktif Bekerja, Cek Dokumen yang Diperlukan!
5 Pola Pertanyaan HRD yang Biasa Diajukan kepada Pelamar saat Wawancara Kerja
Sistem Kerja 9 to 5 Disebut-sebut Tak Sehat, Apa Solusi buat Kamu yang Menjalaninya?
Duh, Yang Mau Resign Sebaiknya Tahan hingga 2024 Selesai! Ini Alasannya
Ingin Jadi Orang yang Terlihat Pintar di Mata Orang Lain? Coba Lakukan 3 Cara Ini!
Tidak Ada yang Positif dengan Toxic Positivity, Ini Bahayanya Kalau Perusahaan Mendukungnya