6 Alasan Mengapa Tidak Perlu Membuat CV yang Kreatif agar Lamaran Kerjamu Lebih Menonjol

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 30 Maret 2024 | 14:26 WIB
Ilustrasi: Ada beberapa alasan mengapa kamu tidak perlu membuat CV yang kreatif agar terlihat lebih menonjol. (Canva)
Ilustrasi: Ada beberapa alasan mengapa kamu tidak perlu membuat CV yang kreatif agar terlihat lebih menonjol. (Canva)

PejuangKantoran.com - Jika kamu melihat iklan lowongan kerja di LinkedIn, misalnya, kamu akan bisa melihat berapa orang yang sudah melamar. Jumlahnya bisa ratusan! Hal ini tentunya membuat kamu merasa harus bisa tampil lebih menonjol daripada kandidat lain.

Untuk lebih menarik perhatian rekruter, banyak pelamar yang kemudian berusaha membuat CV dengan tampilan yang lebih kreatif, dengan desain dan ilustrasi yang menarik.

Baca Juga: Jadwal Misa Sabtu Suci atau Vigili Paskah di Gereja Katolik Keuskupan Agung Jakarta 2024

Namun, di era ketika lamaran kerja yang masuk diseleksi dengan Applicant Tracking System, format CV kreatif ini justru menimbulkan banyak kesalahan yang tidak perlu.

Tidak heran, para pakar rekrutmen menyebut pelamar tidak perlu membuat CV yang kreatif dengan alasan berikut:

1. Butuh waktu terlalu lama untuk mengevaluasi

Jika seorang rekruter harus mengevaluasi 400-an CV, mereka akan menjadi frustrasi dengan waktu ekstra yang harus digunakan untuk membaca CV yang penuh ilustrasi. Malahan mungkin mereka akan langsung mengabaikan CV-mu.

Baca Juga: Optimalisasi THR: Momen Penting untuk Pengembangan Profesional Saat Libur Lebaran 

CV kreatif bisa memperlambat proses peninjauan lamaran jika rekruter harus menonton video berdurasi tiga menit atau membuka dokumen dalam format yang berbeda.

2. Pelamar dianggap tidak mengikuti instruksi

Tidak semua orang yang menyeleksi CV punya pikiran kreatif, meskipun bekerja di industri kreatif. Mereka mungkin malah berpikir bahwa kamu tidak mengikuti instruksi.

"Jika mereka meminta dokumen word atau PDF, itu berarti mereka mengharapkan CV yang kaya teks dalam format tradisional.

Baca Juga: Kaum Perempuan dan Karyawan Baru Paling Berisiko Kehilangan Pekerjaan Di Inggris Akibat AI

"Fokuslah untuk memberikan apa yang dicari oleh perekrut," kata Geoff Shepherd, Founding Director iSource Group, spesialis rekrutmen yang berbasis di Leeds.

3. Tidak terbaca oleh komputer

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Startups.co.uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X