Kalau mendadak ada keadaan darurat dalam pekerjaan selama minggu atau hari itu, bersiaplah untuk mengubah waktu istirahat kamu.
Meski begitu, tidak semua orang akan menyukai strategi ini. Meninggalkan kantor saat jam kerja pasti dianggap merugikan tempat kerja.
Kamu juga bisa mencoba berkunjung ke museum atau jalan kaki ke suatu tempat. Idenya adalah, bahwa jadwal sederhana untuk melarikan diri di hari kerja sudah cukup untuk mengurangi kelelahan dari rutinitas yang ada.
Baca Juga: Perusahaan Wewangian Menciptakan Aroma Khas Toko untuk Membangkitkan Kenangan Pelanggan
Dia juga menawarkan cara lain untuk bekerja dengan kecepatan yang lebih alami dan memaksimalkan waktu istirahat yang singkat.
Salah satunya adalah dengan menjadwalkan hari tanpa meeting setiap minggunya, atau menjadwalkan waktu istirahat kamu sendiri.
“Setelah menyisihkan waktu di kalender kamu untuk proyek pekerjaan besar, jadwalkan pada hari atau minggu berikutnya untuk melakukan sesuatu yang santai dan tidak berhubungan dengan pekerjaan,” kata Newport.
Artikel Terkait
8 Kesalahan Memakai Paspor yang Sering Dilakukan Orang saat Melakukan Business Trip
2 Tanda Gaslighting di Tempat Kerja yang Begitu Nyata, Kenali Sebelum Kesehatan Mentalmu Terusik
Prabowo Puji Inisiatif Hendropriyono Melestarikan Budaya Indonesia lewat Replika Istana Majapahit
Hari Raya Kenaikan Isa Almasih, Bukti Yesus Telah Menyelesaikan Pekerjaannya dengan Mulia
Qatar Airways Perkenalkan Cabin Crew dengan Kecerdasan Buatan (AI)
3 Gaya Kebiasaan Keuangan dan Investasi Orang-orang di Asia Tenggara Termasuk Indonesia: Krisis Literasi Keuangan
Miss USA 2023 Noelia Voigt Mundur dari Gelarnya Demi Kesehatan Mental