3 Kalimat Toxic yang Tidak Pernah Diucapkan Orang-Orang Sukses, Hati-hati Bakal Jadi Manifestasi!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 14 Mei 2024 | 09:36 WIB
Ilustrasi: Orang-orang sukses tidak akan pernah mengucapkan kalimat toxic yang akan termanifestasi dalam jangka panjang. (Freepik/Pressfoto)
Ilustrasi: Orang-orang sukses tidak akan pernah mengucapkan kalimat toxic yang akan termanifestasi dalam jangka panjang. (Freepik/Pressfoto)

PejuangKantoran.com - Orang-orang sukses sering kali memiliki setidaknya satu sifat yang sama, yaitu selalu berpikir positif dan optimis. Hal itu bisa menjadi elemen penting bagi siapa saja dalam mencapai kesuksesan.

Sebaliknya, sulit untuk mencapai tujuan atau mendapatkan suatu pencapaian kalau kamu terus-menerus mengatakan pada diri sendiri bahwa kamu tidak bisa. Kalimat toxic atau negatif pada diri sendiri lama-kelamaan bisa termanifestasi, menurut istilah sekarang.

Dalam jangka panjang, hal itu bisa menyebabkan kecemasan, depresi, dan penurunan kepercayaan diri. Jadi, pastikan untuk tidak mengucapkan tiga kalimat toxic yang tidak pernah diucapkan orang-orang sukses berikut ini:

Baca Juga: 3 Hal tentang Nicholas Galitzine yang Sering Di-googling Penggemar, Salah Satunya soal Orientasi Seksualnya

“Saya tidak layak atas kesuksesan saya”

Lebih dari 80% orang menghadapi perasaan sindrom penipu (imposter syndrome) dalam hidup mereka.

Hal ini bisa menyebabkan kamu sering merasa tidak layak atas kesuksesan kamu, atau merasa tidak pantas menerimanya, kata Christina Helena, host siniar “My Scar is Sexy”.

“Tanyakan pada dirimu: 'Mengapa saya yakin saya tidak pantas menerima ini?' Jika jawabannya adalah karena tujuan kamu tidak sejalan dengan cetak biru kesuksesan orang lain, akui perasaan itu, lalu lepaskan,” saran Helena.

Setelah kamu menemukan dari mana sikap itu berasal, pengaruhnya terhadap kamu akan berkurang.

“Sukses itu terlihat berbeda untuk setiap orang. Pada akhirnya, kamu harus memutuskan apakah kamu pantas mendapatkan kebaikan dalam hidupmu, dan untuk apa kamu bekerja keras,” tukasnya.

Baca Juga: Taman Safari Indonesia Buka Lowongan Pekerjaan Sebagai Internal Audit Staff

“Saya tidak sebaik mereka”

Kalimat toxic ini mungkin kamu ucapkan karena terlalu sering menyaksikan orang-orang flexing segala pencapaian mereka di media sosial.

Ketika kamu merasa tidak akan pernah bisa menyamai orang yang paling kamu hormati dan kagumi, mungkin kamu berkata pada diri sendiri, “Saya tidak sebaik mereka” atau “Saya tidak akan pernah memiliki kehidupan seperti mereka.”

Namun dosen Universitas Yale Emma Seppälä, PhD, mengatakan, “Daripada berfokus bahwa kamu tidak secantik atau lucu atau inovatif seperti orang lain, fokuslah pada kelebihanmu.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Make It

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X