5 Kebiasaan Leader yang Tidak Efektif saat Bekerja dan Berakibat Merepotkan Diri Sendiri

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 7 Juli 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi: Kebiasaan leader yang tidak efektif saat bekerja pasti akan merepotkan dirinya sendiri. (Freepik/Kamran Aydinov)
Ilustrasi: Kebiasaan leader yang tidak efektif saat bekerja pasti akan merepotkan dirinya sendiri. (Freepik/Kamran Aydinov)

“Tugas-tugas yang mendesak dan penting akan ditempatkan di urutan teratas daftar tugas Anda.”

3. Tidak mendelegasikan tugas. Mendelegasikan tugas secara efektif bisa meningkatkan pendapatan rata-rata sebesar 33%. Namun, kebiasaan leader yang tidak efektif saat bekerja kerap membuat pendapatan justru stagnan.

Baca Juga: 5 Cara Agar Bisa Menabung Banyak dengan Gaji Pas-pasan yang Kamu Punya Sekarang

Jadi meskipun mungkin sulit untuk melepaskannya, mendelegasikan tugas penting untuk kesuksesan perusahaan dalam jangka panjang.

Tetapkan hasil yang diinginkan dengan jelas, lengkap dengan tujuan dan metrik kinerja yang spesifik. Lalu, sampaikan pada tim dengan jelas apa tujuan tersebut.

“Tetapkan tugas sesuai dengan kemampuan masing-masing anggota tim, berikan mereka rasa memiliki agar mereka tetap termotivasi, dan periksa secara teratur untuk memastikan mereka memenuhi tanggung jawab baru mereka,” ujar Kologryvov.

4. Mengabaikan inovasi. Kologryvov menekankan, untuk memenangkan persaingan, pemilik bisnis harus menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya mereka.

“Luangkan waktu untuk bereksperimen, berkreasi, dan berkolaborasi—secara individu, antar tim, dan dengan mitra eksternal,” usulnya.

“Namun, inovasi bukan sekadar penemuan inovatif; tetapi juga perbaikan bertahap yang dilakukan pada produk dan proses kerja Anda.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 70 Dibuka, Ini 5 Masalah Kartu Prakerja yang Sering Dikeluhkan Peserta

5. Manajemen mikro. Inilah gaya kepemimpinan di mana leader mengontrol atau mengobservasi kerja anak buah atau karyawan dengan detail.

Menurut Kologryvov, leader yang masih menjalankan manajemen mikro akan menjadi hambatan utama terhadap inovasi. Gaya tersebut juga menghambat otonomi karyawan, mengikis motivasi dan menghambat kreativitas.

“Tugas Anda bukan melakukan semuanya, melainkan mendelegasikan tugas, menetapkan ekspektasi yang jelas, dan memberikan dukungan bila diperlukan.

“Pendekatan yang lebih bersifat lepas tangan sangat memberdayakan karyawan, mendukung pertumbuhan pribadi mereka dan pertumbuhan bisnis,” pungkasnya.

Menurutmu, apa kebiasaan leader yang tidak efektif saat bekerja? 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Forbes, LinkedIn

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X