Mesin Pencari Berbasis AI OpenAI Resmi Diluncurkan di ChatGPT

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 3 November 2024 | 19:00 WIB
Foto : Logo Open Ai
Foto : Logo Open Ai

PejuangKantoran.com -  OpenAI kini resmi memiliki mesin pencari yang didukung AI! Mulai hari ini, pengguna yang berlangganan bisa mengakses informasi real-time dalam percakapan, sementara pengguna gratis, enterprise, dan pendidikan akan segera mendapatkan akses dalam beberapa minggu ke depan.

Alih-alih meluncurkan fitur ini sebagai produk terpisah, pencarian web kini terintegrasi dalam antarmuka ChatGPT yang sudah ada. Fitur ini secara otomatis menentukan kapan harus menggunakan hasil pencarian web berdasarkan pertanyaan yang diajukan. Namun, pengguna juga bisa secara manual memicu pencarian web jika perlu.

Dengan peluncuran ini, ChatGPT menutup celah kompetitif penting dengan pesaing seperti Microsoft Copilot dan Google Gemini, yang telah lebih dulu menawarkan akses internet secara real-time dalam percakapan AI mereka. 

Baca Juga: Kesalahan Besar dalam Wawancara Kerja: Jangan Langsung Bilang Bisa Mulai Kerja Secepatnya

Demo Menarik Sebelum Peluncuran

Dalam demo sebelum peluncuran, Adam Fry, pemimpin pencarian di OpenAI, menunjukkan kemampuan baru ini dengan mencari informasi tentang saham Apple dan berita terkait. Hasilnya? Grafik interaktif, informasi pendapatan yang akan datang, dan artikel berita dengan kutipan yang bisa diklik untuk mengakses sumber aslinya.

Selain itu, ada sidebar sumber yang memudahkan pengguna menjelajahi daftar situs web relevan. Fry juga mencarikan restoran Italia di San Francisco dan menampilkan peta interaktif dengan pin untuk restoran yang direkomendasikan.

Fitur pencarian ini akan tersedia di semua platform ChatGPT: iOS, Android, dan aplikasi desktop untuk macOS dan Windows. Teknologi pencarian ini dibangun dengan “campuran teknologi pencarian,” termasuk Bing dari Microsoft. Model pencarian yang mendasari fitur ini merupakan versi yang sudah disesuaikan dari GPT-4.

Tantangan Baru di Dunia Pencarian AI

Peluncuran ini muncul di saat persaingan pencarian berbasis AI semakin memanas di kalangan raksasa teknologi. Meta juga dilaporkan sedang mengembangkan solusi pencarian AI mereka sendiri, sementara Google baru-baru ini memperluas fitur AI-nya ke lebih dari 100 negara. Menanggapi waktu peluncuran yang bersamaan dengan laporan pendapatan Alphabet, Fry menegaskan bahwa jadwal rilis ini sudah direncanakan secara independen.

Salah satu alasan jelas mengapa pengguna mungkin memilih ChatGPT daripada Google Search adalah tidak adanya iklan yang mengganggu hasil pencarian. Fry menyatakan bahwa saat ini “tidak ada rencana” untuk memasang iklan di ChatGPT.

Meski begitu, operasi pencarian berbasis AI lebih mahal dibandingkan pencarian tradisional, dan belum jelas bagaimana OpenAI akan mendanai akses bagi pengguna gratis. Felix, juru bicara OpenAI, menyebutkan bahwa pengguna gratis akan memiliki “beberapa batasan” mengenai seberapa sering mereka dapat menggunakan model pencarian terbaru.

Baca Juga: Cara Beli Tiket Pertandingan Indonesia vs Jepang dan Arab Saudi, Buat Akun Garuda ID Dulu Yuk!

Menghadapi Tantangan Hukum

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Christina A.S

Sumber: The Verge

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X