Terbuka Kesempatan Kerja Remote Sambil Nikmati Musim Dingin Di 3 Wilayah Nordik. Tertarik?

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Jumat, 8 November 2024 | 18:15 WIB
Ada kesemoatan kerja sambil menikmati musim dingin, lho! (zavgorodniy_d)
Ada kesemoatan kerja sambil menikmati musim dingin, lho! (zavgorodniy_d)

Pejuangkantoran.com - Dengan kecanggihan teknologi saat ini, orang jadi bisa bekerja dari mana saja dan kapan saja. Itulah yang membuat banyak bermunculan digital nomad.

Ini adalah sebutan untuk orang yang bekerja secara remote, yang tidak terikat oleh tempat dan waktu.

Karena bisa bekerja dari mana, mereka biasanya memilih tempat-tempat dengan iklim yang lebih hangat dan biaya hidup yang rendah.

Namun, ini tak membuat negara-negara yang berada di wilayah Nordik, dengan musim dinginnya yang dingin dan gelap serta harga yang terkenal mahal, berkecil hati.

Karena jarang masuk dalam daftar negara yang ingin dikunjungi oleh para digital nomad, pengusaha online yang bepergian, mereka melakukan inisiatif untuk melakukan Arctic Digital Nomads Grant.

Baca Juga: Tesla Buka Lowongan Kerja bagi Pekerja Asing untuk Bekerja Remote dengan Gaji Rp4,1 Miliar

Apa itu Arctic Digital Nomads Grant?

Ini adalah program yang diluncurkan oleh ruang kerja bersama dan komunitas di desa fjord Norwegia Geiranger, pemukiman Vágur di selatan Kepulauan Faroe, dan wilayah fjord barat Islandia, dengan dukungan dari Nordic Atlantic Cooperation (NORA).

Ide utamanya, ketiga negara tersebut akan memberikan akomodasi dan ruang kantor gratis selama 1 – 3 bulan antara Januari dan April pada 2025 kepada digital nomad yang berminat.

Pelamar yang berhasil akan bergabung dengan Blue Bank, pusat inovasi di pemukiman kecil Þingeyri, area kerja bersama yang menawarkan pemandangan fjord yang sensasional.

Tujuan program ini

Meskipun tawaran untuk tinggal dan bekerja di komunitas terpencil secara gratis hanya sementara, tetapi diharapkan orang-orang yang berpartisipasi ingin tinggal lebih lama, bahkan jika memungkinkan secara permanen.

Program tersebut menyatakan bahwa mereka menyambut orang-orang dari berbagai latar belakang untuk bisa menawarkan keterampilan dan ide yang dimilikinya agar bisa bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Chief HR Spotify Bilang, Karyawan Remote Bukan Anak-anak yang Harus Diatur. Hm... Apa Ya, Maksudnya?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Forbes

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X