Menyetor Tugas Melewati Tenggat Waktu Membuat Pekerjaan Kamu Dinilai Lebih Buruk

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 12 November 2024 | 11:55 WIB
Ilustrasi: Pekerjaan yang disetorkan melewati tenggat waktu cenderung kurang dihargai oleh rekan kerja. (Freepik)
Ilustrasi: Pekerjaan yang disetorkan melewati tenggat waktu cenderung kurang dihargai oleh rekan kerja. (Freepik)

PejuangKantoran.com - Apakah kamu termasuk orang yang suka menunda pekerjaan demi mendapatkan hasil yang sempurna? Nah, pikir-pikir lagi deh.

Soalnya, pekerjaan yang diserahkan lebih lambat cenderung dinilai lebih jelek daripada jika kamu memenuhi tenggat waktu.

Hal itu merupakan temuan para peneliti dari University of Toronto Scarborough dan Rotman School of Management yang mempelajari psikologi orang-orang yang cenderung menunda-nunda pekerjaan.

Para peneliti juga menemukan bahwa meskipun kamu berusaha menggunakan waktu maksimal mungkin untuk memberikan sentuhan akhir pada laporanmu, upaya ekstra tersebut mungkin tidak dihargai oleh rekan kerja karena sudah melewati deadline.

Baca Juga: Treasury Banking Summit Bukti Nyata Komitmen BRI Terhadap Ekosistem Keuangan Yang Berkelanjutan & Kompetitif

Pekerjaan yang disetorkan melewati tenggat waktu dianggap memiliki kualitas yang jauh lebih rendah daripada pekerjaan yang sama yang diserahkan tepat waktu, demikian temuan penelitian tersebut.

“Semua penelitian yang dapat kami temukan melihat bagaimana deadline memengaruhi pikiran dan tindakan pekerja.

“Kami ingin tahu bagaimana tenggat waktu memengaruhi pikiran dan tindakan orang lain saat mereka melihat para pekerja tersebut,” kata Prof Sam Maglio, salah satu tim peneliti.

Penelitian ini mensurvei ribuan orang di AS dan Inggris, termasuk manajer, eksekutif, personel sumber daya manusia, dan orang lain yang pekerjaannya mencakup unsur mengevaluasi orang lain.

Untuk mendapatkan kesimpulan tersebut, peserta diminta untuk menilai beberapa karya, seperti brosur iklan, karya seni, proposal bisnis, promosi produk, fotografi, dan artikel berita.

Baca Juga: Gara-gara Sal Priadi Bocorkan Film RM BTS di Jogja-NETPAC Film Festival, Tiket JAFF Diburu Army!

Namun, pertama-tama, mereka diberi tahu bahwa karya tersebut harus diserahkan lebih awal, sesuai tenggat waktu, atau terlambat.

Karya yang terlambat di-submit secara konsisten kualitasnya dinilai lebih buruk daripada saat orang diberi tahu bahwa karya yang sama diselesaikan lebih awal atau tepat waktu.

Perbedaannya setara dengan memasukkan kekurangan objektif, misalnya tidak memenuhi jumlah kata.

Pekerjaan yang disetorkan melewati tenggat waktu membuat evaluator percaya bahwa seorang karyawan memiliki integritas yang lebih rendah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X