Hati-Hati Kena Jebakan “Ghost Job”, Bukannya Diterima malah Dikasih Harapan Palsu

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Kamis, 21 November 2024 | 09:33 WIB
ilustrasi cari kerja (Freepik)
ilustrasi cari kerja (Freepik)

Menurut BBC, di Amerika Serikat saja saat ini ada lebih dari separuh dari daftar lowongan kerja yang tidak menghasilkan alias tidak menjadikan pelamar sebagai karyawan.

Masalahnya menjadi lebih buruk berkat platform pekerjaan digital. Meskipun, situs-situs tersebut telah mencoba untuk mencegahnya dengan melakukan batasan durasi iklan lowongan pekerjaan dapat ditayangkan.

Cara menghindarinya

Peter bilang, ada beberapa cara agar kamu bisa mengetahui lowongan tersebut adalah “pekerjaan hantu” atau bukan.

“Jika sebuah lowongan tidak memiliki stempel waktu yang jelas atau dipasang berbulan-bulan yang lalu, kamu harus berhati-hati. Kebanyakan pekerjaan akan terisi lebih cepat dari itu,” jelasnya.

Baca Juga: Memilih Dan Memakai Jas Hujan Untuk Naik Sepeda Motor Jangan Sembarangan. Ini Panduannya!

Lowongan tersebut bisa saja tetap ada karena kelalaian si pengiklan, tetapi bisa juga “ghost job”.

Tanda bahaya lainnya adalah lowongan pekerjaan di situs pencarian, tetapi tidak di situs resmi perusahaan tersebut.

Peter mengingatkan, “Jika tidak yakin, sebaiknya kamu menghubungi perusahaan secara langsung melalui email atau telepon untuk menanyakan apakah lowongan tersebut masih terbuka.”

Ia juga meminta kamu untuk bicara dengan seseorang di perusahaan yang bisa membantu mengetahui seberapa serius mereka dalam melakukan perekrutan saat ini. (Elga Windasari)

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X