Aroma Hotel dengan Wewangian yang Khas Berkaitan dengan Scent Marketing. Apa Tujuannya?

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 24 November 2024 | 13:15 WIB
Ilustrasi: Aroma hotel yang khas, entah di lobi, kamar, atau kamar mandinya, ada kaitannya dengan scent marketing. (Unsplash/Chesley McCarty)
Ilustrasi: Aroma hotel yang khas, entah di lobi, kamar, atau kamar mandinya, ada kaitannya dengan scent marketing. (Unsplash/Chesley McCarty)

Reding mengatakan, pihak hotel menginginkan sesuatu yang beraroma segar dan bersih, tetapi cenderung menghindari apa pun yang mungkin mengingatkan orang pada produk pembersih.

Misalnya, aroma Pine Sol yang beraroma lemon akan membuat kita berpikir tentang kamar mandi, atau pel, daripada kebersihan dan wewangian yang mewah yang diinginkan hotel.

Bagi sebagian orang, wewangian hotel adalah kenikmatan penciuman yang ingin mereka ciptakan kembali di rumah mereka sendiri.

Beberapa toko online menjual wewangian hotel dan resor untuk konsumen, atau setidaknya, perkiraan dari wewangian yang mereka buat sendiri.

Baca Juga: Menkomdigi Ajukan Pemblokiran Rekening Terkait Judi Online, Bank Apa Paling Banyak Dipakai Oknum?

Reding mengatakan bahwa ini adalah bagian terbesar dari bisnisnya saat ini. Namun, tidak semua orang menyukai pemasaran wewangian.

Aroma yang wanginya enak atau tidak sangat subjektif, dan orang-orang dengan hidung sensitif hususnya mungkin mengeluh karena tidak dapat menghindari wewangian yang dapat menyebabkan sakit kepala.

Itulah yang membuat scent marketing jadi menantang. “Anda menyebarkannya di tempat umum tanpa persetujuan publik," pungkas Reding.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Vox

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X