Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi dalam Perusahaan Bisa Membawa Produktivitas yang Lebih Baik

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Minggu, 22 Desember 2024 | 11:00 WIB
Keberagaman, kesetaraan, dn inklusi menjamin perusahaan menjadi lebih produktif. (Freepik)
Keberagaman, kesetaraan, dn inklusi menjamin perusahaan menjadi lebih produktif. (Freepik)

 

Kesetaraan

Keadilan adalah proses untuk memastikan bahwa praktik dan program bersifat tidak memihak, adil, dan memberikan kemungkinan hasil yang sama bagi setiap individu dalam Perusahaan.

Mengapa Kesetaraan Penting

Dalam sebuah perusahaan harus ada kesamaan (equality) terhadap hak, kesempatan, status, dan perlakuan yang adil bagi semua individu di seluruh organisasi/perusahaan.

Sementara itu, keseteraan (equity) menuntut perusahaan harus mengenali adanya hambatan dan keuntungan. Inilah perbedaan penting antara kesetaraan (equity) dan keseimbangan (equality).

Baca Juga: PBB di IWD 2024: Masih Minim Dana untuk Upaya-upaya Kesetaraan Gender

Kesetaraan memperhitungkan fakta bahwa tidak semua orang memulai pada level yang sama. Keterbatasan inilah yang menentukan hambatan dan menimbulkan keuntungan, yang pada akhirnya mengarah pada proses yang tidak adil.

Sebuah Perusahaan tidak akan dapat membangun keberagaman jika tidak mengambil langkah-langkah untuk menjadi lebih adil/setara bagi seluruh karyawannya.

Perusahaan yang berhasil membangun lingkungan yang adil/setara tidak hanya mendukung tenaga kerja yang beragam, tetapi juga memberi insentif kepada karyawan untuk lebih all out di posisi mereka.

 

Inklusi

Inklusi adalah praktik untuk memastikan bahwa orang-orang mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan. Artinya, dengan adanya inklusi membuat setiap karyawan merasa nyaman dengan dukungan perusahaan untuk menjadi diri mereka yang sebenarnya.

Mengapa Inklusi Penting

Profesionalisme dan etika itu sangat dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Meskipun demikian, budaya inklusif seharusnya tidak menghalangi individu untuk menjadi diri mereka sendiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: builtin.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X