Memahami Apa Itu Phone Screening Dalam Proses Seleksi Karyawan dan Tips Agar Lulus dengan Baik

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Senin, 30 Desember 2024 | 10:05 WIB
Phone screening dilakukan sebagai tahap awal proses wawancara. (Freepik)
Phone screening dilakukan sebagai tahap awal proses wawancara. (Freepik)

Dalam phone interview, pertanyaan yang diajukan mungkin juga tidak sesederhana phone screening. Dalam phone interview, pererkut tak lagi mengajukan pertanyaan untuk mengetahui lebih banyak tentang kamu.

Dalam phone interview perekrut cenderung mengajukan pertanyaan untuk menentukan kesesuaian kamu untuk pekerjaan tersebut. Misalnya, mereka mungkin menanyakan cara kamu menangani konflik dengan anggota tim lain untuk mengukur apakah kamu bisa bekerja dengan baik dalam atau tidak.

Ciri utama lain dari phone interview adalah biasanya memakan waktu lebih lama dibandingkan phone screening. Phone interview pada umumnya dapat memakan waktu antara 30 hingga 60 menit, tergantung pewawancara.

 Baca Juga: Small Talk atau Obrolan Ringan Penting Dilakukan di Kantor Atau Saat Wawancara Kerja. Berikut Kuncinya!

Tips agar lulus phone screening dengan baik

  1. Lakukan riset latar belakang tentang perusahaan tersebut. Gali informasi tentang sejarah perusahaan, bisnis utamanya, nilai-nilai dan budaya perusahaan, dan sebagainya. Dengan mengetahui dan memahami tentang perusahaan tersebut, kamu akan jadi lebih paham tentang pekerjaan apa yang kamu lamar.
  2. Memahami benar ruang lingkup pekerjaan. Sebelum wawancara, lihat dan pahami kembali ruang lingkup pekerjaan dan deskripsi dalam daftar pekerjaan. Ini dapat membantu kamu mengantisipasi jika ada pertanyaan terkait dengan kemampuanmu dalam bidang tersebut.
  3. Tetap tenang dan terkendali. Dalam phone screening, pewawancara tidak dapat melihat bahasa tubuh kamu untuk mengukur tingkat kepercayaan dirimu.Oleh karena itu, penting bagimu untuk tetap tenang dan terkendali selama phone screening berlangsung, karena pewawancara mungkin dapat mendengarnya dari suaramu jika kamu gugup.
  4. Bersikaplah antusias. Antuasiasme kamu dalam menjawab juga dapat membantu kamu menunjukkan tingkat rasa percaya diri yang tinggi. Dari nada suara kamu, pewawancara dapat menentukan tingkat minat kamu terhadap pekerjaan tersebut.
  5. Siapkan ponselmu. Meskipun phone screening biasanya singkat, ada baiknya untuk menguji apakah mikrofon ponsel kamu berfungsi. Cari juga tempat yang tenang di rumah atau kantor untuk phone screeningPastikan juga baterai telpon dan earphone wireless kamu penuh sehingga bisa bertahan selama phone screening ini.
  6. Kirim email follow up setelah wawancara. Kamu dapat mengirimkan email kepada pewawancara setelah wawancara untuk mengungkapkan rasa terima kasihmu atas kesempatan tersebut.

Melakukan hal ini dapat meninggalkan kesan yang baik pada pewawancara tentang kamu, dan memberi isyarat kepada mereka bahwa kamu benar-benar tertarik dengan posisi tersebut.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Indeed

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X